TOPIK
Cerpen Yudhi Herwibowo
-
SAAT mendengar kabar meninggalnya karena sakit, aku diam tak bereaksi. Bahkan menyebut innalillahi pun tidak. Sudah lama, aku tak mau mengingatnya.
-
AKHIRNYA, keinginan yang tak pernah sekali pun terlintas selama ini muncul juga di kepala Barun: sebuah permintaan maaf. Ini tentu suatu yang aneh.
-
HARI masih bercahaya, tapi kegelapan seperti telah menelanku dalam kepekatannya. Ruangan ini tiba-tiba terasa begitu sesak.