Jumat, 22 Mei 2026

Korban Kecelakaan Maut di Cicalengka Bandung Ternyata Atlet Sepeda Tasikmalaya

Kecelakaan maut ini terjadi jalur by pass Cicalengka, Kabupaten Bandung, Sabtu (29/11/2025) pagi. 

Tayang:
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Priangan/Jaenal Abidin
KARANGAN BUNGA - Karangan bunga menghiasi kediaman korban kecelakaan di wilayah Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Korban ternyata atlet milik Ikatan Sepeda Indonesia (ISI) Kota Tasikmalaya. 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNJABAR.ID, KOTA TASIKMALAYA - Korban kecelakaan maut di Jalan Raya Bandung-Garut ternyata atlet potensial dari Ikatan sepeda Indonesia Kota Tasikmalaya, hal ini dikatakan Ketua Koni Kota Tasikmalaya, Minggu (30/11/2025).

Kecelakaan maut ini terjadi jalur by pass Cicalengka, Kabupaten Bandung, Sabtu (29/11/2025) pagi. 

Kendaraan jenis Mobil Pajero Sport warna putih yang dikendarai Mochamad Rizki (17), warga Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, menabrak sebuah truk tronton hingga membuat bagian depan mobil ringsek.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Cicalengka Bandung, Pajero Hantam Tronton, Sopir Tewas Terjepit

Untuk korban asal Kecamatan Kawalu, tepatnya di wilayah Kelurahan Karsamenak, Kota Tasikmalaya.

"Iya benar, bahwa korban itu Atlet kami dari cabang olahraga Sepeda. Bahkan sudah masuk data Koni untuk mengikuti Porprov tahun depan di nomor BMX," kata Ketua Koni Kota Tasikmalaya Anton Suherlan ketika dikonfirmasi. 

Anton menjelaskan, korban memang tengah dalam perjalanan untuk mengikuti kejuaraan tapi di luar babak kualifikasi Porprov.

Untuk nomor BMX ini tidak dipertandingkan di BK tapi langsung di Porprov tahun 2026.

"Kemarin mau ikut kejuaraan diluar kegiatan koni khususnya di wilayah Cikole. Jadi bukan kegiatan BK, tapi mau ikut kejuaraan," ucap Anton.

Anton menambahkan, nomor BMX yang dipertandingkan hanya satu atlet dan ini salah satu potensial binaan Ikatan Sepeda Indonesia (ISI) Kota Tasikmalaya.

"Atlet ini sudah terdaftar sejak bulan Oktober 2025, jadi setahun sebelum Porprov kita harus daftarkan dulu. Dan tentu kita belasungkawa, rencana besok mau ke rumah duka," jelas Anton.

Bahkan ia mengungkapkan, almarhum salah satu atlet potensial di nomor BMX dan sudah lama menggeluti balap sepeda.

Baca juga: Kesaksian Tukang Parkir Lihat Gary Iskak Motor Masih Bergerak Usai Kecelakaan Oleng hingga Terpental

"Sering prestasi diluar kejuaraan sangat potensial dan kerap juara, dan anaknya luar biasa tekadnya sejak kecil, meski baru tapi punya potensial," jelas Anton.

Menurutkan, sebelum kejadian biasanya kerap dianter sama temennya tapi tidak bisa, karena rekannya tengah hadir latihan motor di sirkuti Peusar.

"Korban berangkat sendiri, dan biasanya dianter sama temannya. Makanya kami sangat kehilangan salah satu atlet muda berbakat ini," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved