Rabu, 17 Juni 2026

Persib Bandung

Sabar Ya Bobotoh! Pergerakan Transfer Maung Masih Terkunci Efek Kasus Daisuke Sato

erungkap alasan Persib Bandung belum merilis pemain baru (wilujeng sumping). Hingga Juni 2026, Persib masih dibanned FIFA.

Tayang:
Penulis: ravi tribun | Editor: Ravianto
Istimewa
BELUM WILUJENG - Starting XI Persib saat hendak melawan Bhayangkara FC di Lampung, di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis 30 April 2026. Terungkap alasan Persib Bandung belum merilis pemain baru (wilujeng sumping). Hingga Juni 2026, Persib masih dibanned FIFA akibat denda sengketa Daisuke Sato. (instagram @andrewcadabra) 
Ringkasan Berita:
  • Transfer Terkunci: Hingga Rabu (17/6/2026), Persib Bandung belum bisa mendaftarkan pemain baru (wilujeng sumping) karena masih terjerat sanksi registration ban dari FIFA sejak 29 Mei 2026.
  • Pemicu Sanksi: Hukuman ini merupakan buntut dari sengketa pemutusan kontrak Daisuke Sato pada akhir 2023. Persib diwajibkan membayar denda sisa kompensasi senilai Rp 2,7 miliar.
  • Segera Lunas: Manajemen PT PBB meminta Bobotoh tidak panik. Sanksi bersifat sementara.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bobotoh tampaknya masih harus menahan sabar menanti pengumuman resmi (wilujeng sumping) rekrutan pilar anyar Persib Bandung untuk musim kompetisi 2026/2027.

Hingga Rabu (17/6/2026), pergerakan tim kebanggaan Jawa Barat ini di lantai bursa transfer terpantau masih terkunci rapat.

Usut punya usut, Persib Bandung ternyata masih berada di dalam daftar resmi sanksi larangan registrasi pemain (registration ban) dari federasi sepak bola dunia, FIFA.

Berdasarkan data terkini per Rabu (17/6/2026), nama Persib belum bergeser dari daftar hitam tersebut sejak pertama kali dijatuhi sanksi pada 29 Mei 2026 lalu.

Apa Itu Sanksi Registration Ban FIFA?

Registration ban merupakan hukuman resmi dari FIFA yang melarang sebuah klub sepak bola untuk mendaftarkan pemain baru ke dalam sistem kompetisi.

Selama status hukuman ini aktif, Maung Bandung dipastikan tidak bisa meresmikan pemain lokal maupun legiun asing baru.

Sanksi ini umumnya bersifat sementara dan dijatuhkan akibat adanya perselisihan keuangan, seperti tunggakan gaji atau sisa kompensasi kontrak pemain dan pelatih yang diakhiri sepihak.

Di Indonesia sendiri, nasib apes ini tidak hanya menimpa Persib.

Terdapat klub lain seperti PSM Makassar, Persiwa Wamena, PSIS Semarang, hingga Semen Padang yang juga masuk daftar banned.

Namun bedanya, klub-klub tersebut dihukum berat hingga 3 periode transfer.

Sementara untuk Persib Bandung, keterangan sanksi tertulis akan langsung dicabut seketika setelah masalah diselesaikan.

Duduk Perkara: Buntut Sengketa Kontrak Daisuke Sato

Manajemen Persib Bandung menegaskan bahwa situasi ini sama sekali bukan hal yang mengejutkan.

Pemicu utama tim Pangeran Biru terkena transfer ban adalah buntut pemutusan kerja sama dengan bek asal Filipina, Daisuke Sato, pada pertengahan musim 2023/2024 lalu.

Deputy CEO Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa saat Bojan Hodak masuk menggantikan Luis Milla, posisi Daisuke Sato terpaksa diganti demi efektivitas tim yang akhirnya sukses membawa Persib meraih gelar juara.

Namun, pengakhiran kontrak sepihak tersebut menyisakan sisa masa bakti yang berujung pada sengketa finansial. Persib pun memilih mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk mengecek kebenaran nilai gaji Sato di klub barunya.

"Proses di CAS itu berjalan berbulan-bulan untuk mengecek kebenaran salary dia sebenarnya berapa. Akhirnya baru keluar dua bulan lalu, kita dapat pengurangan (denda). Dari tuntutan awal Rp 3,03 miliar, setelah ke CAS turun menjadi Rp 2,7 miliar," ujar Adhitia.

Manajemen Minta Bobotoh Tak Khawatir: Segera Dibereskan

Adhitia menggarisbawahi bahwa hukuman dari FIFA ini jatuh tempo karena manajemen harus menunggu rincian angka (numbers) yang inkrah dari CAS terlebih dahulu, bukan karena Persib sengaja menunggak atau menelantarkan hak pemain.

"Jadi bukan hal yang mengagetkan buat kita dan enggak usah khawatir, klub besar juga banyak mengalami ini. Ini bukan karena kita bayar gaji telat atau tidak memenuhi haknya," ucap Adhitia.

Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memberikan garansi kuat kepada Bobotoh bahwa uang denda sengketa senilai Rp 2,7 miliar tersebut akan segera dilunasi dalam waktu dekat agar sanksi FIFA dicabut total.

"Kita juga enggak terlalu worry, kita pasti selesaikan gitu. Nah, pas sudah clear berapa detailnya, pasti kita akan selesaikan sesegera mungkin," pungkasnya. (*)

Baca juga: Update Bursa Transfer Persib Bandung 2026: Intip Rumor Pemain Masuk dan Keluar Jelang Super League

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved