Rabu, 10 Juni 2026

Ditahan Kamboja 1-1, Timnas Putri Indonesia Langsung Digembleng TC di Bandung Jelang Piala AFF

Puncak hasil minor Women Garuda Championship, Timnas Putri ditahan imbang Kamboja 1-1. Skuad Garuda Pertiwi langsung bersiap TC di Bandung.

Tayang:
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ravianto
Tribun Jabar
Kanan-kiri - Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki bersama Pemain Timnas Putri Indonesia Remini Rumbewas, dan Pelatih Timnas Singapura, Mihoko Ishida bersama Pemain timnas Singapura Danelle Tan. Puncak hasil minor Women Garuda Championship, Timnas Putri Indonesia ditahan imbang Kamboja 1-1. Skuad Garuda Pertiwi langsung bersiap TC di Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Langkah Timnas Putri Indonesia dalam ajang Women Garuda Championship Series 2026 harus berakhir dengan catatan yang kurang memuaskan.

Skuad Garuda Pertiwi dipaksa bermain imbang dengan skor 1-1 saat bersua Kamboja pada laga kedua yang berlangsung di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Jl. Sukawangi No.II, Pasir Impun, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026) malam.

Hasil imbang ini memperpanjang tren minor tim nasional setelah pada pertandingan pertama dipaksa menyerah dua gol tanpa balas oleh Singapura.

Catatan ini terbilang kontras, mengingat Kamboja justru sempat menggilas Singapura dengan skor mencolok 5-0 pada laga sebelumnya.

Rentetan hasil yang tidak sesuai ekspektasi ini langsung memicu reaksi cepat dari manajemen PSSI untuk melakukan pembenahan total menjelang turnamen resmi Piala AFF mendatang.

Alasan Di Balik Hasil Imbang Menurut Erick Thohir

Menanggapi skor imbang di markas sendiri, Ketua Umum PSSI Erick Thohir tidak menampik adanya kendala non-teknis yang membayangi persiapan tim.

Ia mengungkapkan bahwa fluktuasi performa ini terjadi lantaran beberapa pemain diaspora telat merapat ke Kota Kembang.

"Tentu hasil pertandingan tersebut tidak sesuai harapan. Memang ada beberapa pemain telat bergabung dengan Timnas karena masih memperkuat klubnya masing-masing."

" Jadi kita harus memberi kesempatan mereka untuk beradaptasi lagi," ujar Erick seusai laga di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Selasa (9/6/2026).

Meski demikian, Erick melihat ada secercah harapan dari proyeksi jangka panjang tim.

Munculnya bakat-bakat muda dari pembinaan akar rumput menjadi salah satu poin positif yang terpantau selama turnamen bergulir.

"Penting juga melihat perkembangan para pemain putri dari hasil pembinaan grassroots yang mulai bermunculan, seperti Gea."

"Sekarang dia menjadi salah satu pemain yang memiliki prospek bagus karena bisa bermain di banyak posisi (bek kanan, bek kiri, winger)," tuturnya.

Evaluasi Lini Belakang dan Agenda TC Lanjutan

Lini pertahanan menjadi sektor yang paling disorot setelah gawang Indonesia kembali bobol saat ditahan imbang Kamboja.

Erick mengonfirmasi bahwa posisi bek tengah (center back) akan menjadi salah satu materi evaluasi utama tim kepelatihan. Eksperimen taktik bahkan sempat dilakukan dengan menempatkan Gea sebagai palang pintu pertahanan akibat belum maksimalnya pilar inti.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved