Persib Bandung
Bek Persib Bandung Tak Gentar Hadapi Klub Elite Asia di ACC 2026/2027
Pertandingan di ACC 2026/2027 merupakan pertemuan pertama antara Persib Bandung dan Johor Darul Takzim.
Penulis: Tarsisius Sutomonaio | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNJABAR.ID - Bek senior Persib Bandung, Achmad Jufriyanto, secara khusus menyebut tiga tim pesaing di fase grup ASEAN Club Championship (ACC) 2026/2027.
Berdasarkan hasil undian di MNC Studio Jakarta, akhir pekan lalu, Pangeran Biru tergabung di Grup B. Di sana, ada Port FC (Tailand), Johor Darul Takzim (Malaysia), Lion City Sailors (Singapura), Cong An Ha Noi FC (Vietnam), dan Preah Khan Reach Svay Rieng FC (Kamboja).
Satu lagi peserta grup B menunggu pemenang pertandingan play off antara Ezra FC (Laos) dan Shan United FC (Myanmar).
"Ada Johor Darul Ta'zim (JDT) ,” kata Jupe, sapaan Achmad Jufriyanto, mengutip laman resmi klub.
JDT memang satu di antara klub Asia Tenggara yang mampu merajai Asia. Klub asal Malaysia ini memenangkan Piala AFC pada 2015 (AFC Champions League 2 alias CL2).
Musim lalu, JDT menembus babak perempat final (8 besar) Liga Champions Elite AFC (ACLE). Klub ini pun masuk daftar 11 tim elite se-Asia.
Baca juga: Sinyal Eksodus Pemain Persib Bandung Menguat, Umuh Muchtar Sebut Skenario Kini Bisa 50-50
Di kompetisi domestik, JDT adalah raja dengan koleksi 12 gelar era Liga Super Malaysia sejak 2004.
Musim lalu, klub ini menjuarai liga domestik tanpa tersentuh kekalahan dari 24 pertandingan dan hanya sekali imbang.
Pertandingan di ACC 2026/2027 merupakan pertemuan pertama antara Persib dan Johor Darul Takzim.
Di luar persaingan, kedua tim sebenarnya memiliki kedekatan secara bisnis dalam satu dekade terakhir. Itu berawal ketika Persib Bandung mendatangkan pelatih Mario Gomez dari JTD pada 2017.
Pelatih asal Argentina itulah yang membawa JDT menjuarai Piala AFC 2015. Saat pindah ke Persib, Gomez memboyong mantan anak didiknya di JDT, Jonathan Bauman.
Uniknya, kesuksesan Persib Bandung dalam tiga musim terakhir juga masih ada kaitan dengan raja Liga Super Malaysia itu, yakni keberadaan Bojak Hodak.
Pelatih asal Krosia tersebut sempat menangani dan mempersembahkan gelar juara liga untuk JTD pada musim 2014.
Jupe mengatakan Pangeran Biru tak silau dengan prestasi dengan Johor Darul Takzim.
Menurutnya, selalu ada peluang menang dalam setiap pertandingan, termasuk ketika Persib Bandung menghadapi JTD.
"Siapapun lawan, yang penting kami harus siap," kata bek yang merangkap sebagai asisten pelatih itu.
Selain JDT, Achmad Jufriyanto juga menyinggung Port FC asal Thailand dan Lion City Sailors dari Singapura.
Kedua tim ini rutin berhadapan dengan Pangeran Biru dalam dua musim terakhir. Bahkan, Persib Bandung selalu bertemu Port FC di fase grup CL2 dalam dua edisi berturut-turut.
Secara statistik, kedua tim masih imbang, sama-sama hanya satu kali kemenangan. Dua laga lainnya berakhir imbang.
Baca juga: Sinyal Eksodus Pemain Persib Bandung Menguat, Umuh Muchtar Sebut Skenario Kini Bisa 50-50
Uniknya, Persib Bandung dan Port FC saling mengalahkan dengan skor yang identik, 3-2, dan dua kali seri 1-1.
Dengan Lion City Sailor, tim kebanggaan bobotoh sudah tiga kali bertemu dalam dua tahun terakhir.
Kedua tim melakoni dua pertandingan di CL2 musim 2024/2025 dan satu kali saling berhadapan dalam laga pramusim 2025/2026.
Dalam tiga pertemuan tersebut, klub asal Singapura itu masih unggul dengan dua kemenangan.
Satu kemenangan di CL2, satu lagi dalam pertandingan pramusim. Satu pertandingan lagi berakhir imbang di CL2, 2-2, pada 24 November 2024.
Menurut Jupe, tujuh pertemuan dengan Port FC dan Lion City itu menjadi modal penting menjelang laga fase grup ACC 2026/2027.
"Kami sudah sama-sama tahu. Saya rasa mereka (Port FC dan Lion City Sailor) juga begitu. Tahu satu grup sama Persib Bandung, pasti (mereka) berpikir yang sama," kata Achmad Jufriyanto.
Turnamen ACC musim ini diproyeksikan menjadi panggung pembuktian Pangeran Biru, setelah mencetak hattrick juara liga domestik, untuk mengukir prestasi dan di level regional Asia Tenggara.
Secara keseluruhan, turnamen ini diikuti 14 tim yang terbagi dalam dua grup.
Runner up Super League musim lalu, Borneo FC, juga terlibat dalam ACC.
Pesut Etam tergabung di grup A bersama Ratchaburi (Thailand) dan Tampines Rovers (Singapura) dan empat tim lain. (Tarsisius Sutomonaio)
Grup A
Buriram United (Thailand)
Ratchaburi (Thailand)
Kuching City (Malaysia)
Tampines Rovers (Singapora)
Vietnamese Cup winners (Vietnam)
Borneo FC (Indonesia)
Pemenang play-off antara Kasuka (Brunei) vs Manila Digger (Filipina)
Grup B
Persib Bandung (Indonesia)
Port FC (Tailand)
Johor Darul Takzim (Malaysia)
Lion City Sailors (Singapura)
Cong An Ha Noi FC (Vietnam)
Preah Khan Reach Svay Rieng FC (Kamboja)
Pemenang play-off 2 antara Ezra FC (Laos) vs Shan United FC (Myanmar)
ASEAN Club Championship
Persib Bandung
Achmad Jufriyanto
Johor Darul Takzim
ACC 2026/2027
Port FC
Lion City Sailor
| Proyeksi Persib Bandung Musim Depan: Bidik Target Juara di 4 Kompetisi Level Domestik dan Asia |
|
|---|
| Persib Bandung Resmi Ucapkan "Hatur Nuhun" Pertama untuk Layvin Kurzawa |
|
|---|
| Angkernya GBLA Bagi Lawan, Persib Tak Terkalahkan di Kandang Hanya 2 Kali Draw |
|
|---|
| Hanya 9 Kali Main di Persib, Segini Bocoran Gaji yang Diterima Layvin Kurzawa per Bulan |
|
|---|
| Hatur Nuhun, Layvin Kurzawa Beri Salam Perpisahan ke Persib dan Bobotoh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Bek-PERSIB-Achmad-Jufriyanto-menekankan-penti.jpg)