Senin, 8 Juni 2026

Persib Bandung

Respons Kritik Publik, Dedi Mulyadi Blak-blakan Sumber Dana Rp1 Miliar untuk Persib Bandung

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa bonus Rp1 miliar untuk Persib Bandung murni menggunakan dana pribadi dari tabungan hasil usaha.

Tayang:
Tangkapan Layar
SERAHKAN BONUS - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyerahkan bonus Rp1 miliar untuk pemain Persib Bandung kepada CEO PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB), Glenn Sugita, di di Gedung DPRD Jabar, Rabu (3/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa bonus Rp1 miliar untuk Persib Bandung murni menggunakan dana pribadi dari tabungan hasil usaha, termasuk penjualan sapi. 
  • Langkah ini diambil guna meredam spekulasi netizen di media sosial yang mempertanyakan asal-usul aliran dana apresiasi juara tersebut. 
  • Demi transparansi, ia menyatakan siap membuka seluruh dokumen transaksi, bukti pengiriman, hingga dokumentasi foto para pembeli sapinya jika sewaktu-waktu diperlukan.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan duit bonus sebesar Rp1 miliar yang diberikan kepada Persib Bandung, bersumber dari uang pribadinya yang berasal dari tabungan hasil usaha, termasuk penjualan sapi.

Pernyataan itu disampaikan Dedi, untuk merespons sorotan dan pertanyaan publik di media sosial yang mempertanyakan sumber dana pemberian bonus kepada tim Persib Bandung usai meraih gelar juara di kompetisi Indonesia Super League.

Dedi bahkan menyatakan siap membuka seluruh data transaksi penjualan sapi, yang menjadi salah satu sumber pemasukan pribadinya.

“Saya jelaskan ya, dana yang diberikan Rp 1 miliar untuk Persib diambil dari rekening tabungan saya. Tabungan saya itu diisi di antaranya dari hasil penjualan sapi,” ujar Dedi, Senin (8/6/2026).

Dedi mengatakan, sejumlah warganet juga mempertanyakan pihak-pihak yang membeli sapi miliknya. Dedi menyebut transaksi dilakukan oleh banyak pembeli dengan jumlah bervariasi.

“Ada yang beli satu, ada yang beli dua, ada yang beli tiga, bahkan ada yang beli empat ekor. Kalau saya sebutkan semuanya akan sangat panjang karena pembelinya banyak,” katanya.

Dedi menambahkan, seluruh aktivitas penjualan sapi tersebut tercatat dengan baik dan dapat diverifikasi. Dokumen transaksi, termasuk bukti pembayaran, pengiriman, hingga dokumentasi penerima telah disiapkan.

“Nanti kalau suatu saat diperlukan, data-datanya sudah saya siapkan. Bukti pengiriman sapinya ada, foto pengiriman ada, foto penerimanya juga lengkap,” ucapnya.

Dedi menilai, transparansi diperlukan untuk meredam spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait sumber dana bonus tersebut. Dedi juga menegaskan tidak mempermasalahkan kritik yang muncul dari publik.

Menurutnya, kritik justru menjadi bagian dari kontrol sosial yang membantu kepala daerah tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada siapa pun yang mengkritik dan mengingatkan saya. Dengan cara itu saya akan terus mawas diri,” ucapnya.

Dedi memastikan bahwa seluruh dana yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. Dedi berharap penjelasan tersebut dapat menjawab polemik yang berkembang di masyarakat terkait bonus untuk Persib Bandung.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved