Selasa, 2 Juni 2026

Persib Bandung

Umuh Muchtar Menangis Kenang Bojan Hodak: Di Luar Lapangan Humanis, Suka Merangkul dan Memeluk

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar tak kuasa menahan kesedihan saat menceritakan sosok Bojan Hodak yang humanis.

Tayang:
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
KONPERS TERAKHIR- Pelatih Persib, Bojan Hodak dalam sesi jumpa pers jelang lawan Persijap Jepara, Jumat 22 Mei 2026. Ini merupakan konpers terakhir Bojan Hodak sebagai pelatih Persib. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bos Persib Bandung, Umuh Muchtar sebut Bojan Hodak merupakan sosok yang humanis, ia terlihat berkaca-kaca saat ditanya kenangan yang paling teringat.

Bojan Hodak resmi mengundurkan diri dari kursi kepelatihan Persib Bandung, dan asistennya Igor Tolic akan menggantikan perannya di musim 2026/2027.

Umuh mengatakan, di luar lapangan Bojan itu sosok yang humanis, semua juga bisa lihat.

"Dengan orang itu tangkeup-tangkeupan (meluk). Kemari juga kan tidak lepas dengan saya. Saya tidak kepikiran bahwa bajan akan lepas gitu ya."

"Saya juga sedih lah, sangat menyesal tapi apa boleh buat. Ya, kalau dipaksa juga tidak baik," ujar Umuh, di Graha Persib, Selasa (26/5/2026).

Menurut Umuh, Bojan baru berbicara akan mundur, kemarin-kemarin setelah Persib juara baru Bojan bicara gitu.

MENDARAT DI BANDUNG - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar dan para pemain beserta official tiba di Stasiun Whoosh Tegalluar, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 15.19 WIB.
MENDARAT DI BANDUNG - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar dan para pemain beserta official tiba di Stasiun Whoosh Tegalluar, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 15.19 WIB. (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

"Tapi mungkin sudah ada perencanaan ya, tapi ya seperti kemarin punya l semangat lah. Dia sampai seperti berkaca-kaca bicara dengan saya. Mungkin dia tidak berani untuk menyampaikan dia mundur," kata Umuh.

Setelah dipanggil memberi tahunya, Umuh mengaku, kaget, namun saat di Rumah Makan Bahe, kemarin belum mengetahuinya. Ia tak menyangka Bojan akan mundur secepat ini.

"Kalau tahu begitu ya saya juga peluk dulu mereka, ya, saat itu saya tidak kepikiran. Ya tapi sudah ada gejala," tuturnya, yang terlihat berkaca-kaca.

Saat disinggung apa kenangan bersama Bojan yang paling diingat, Umuh mengatakan, dia selalu merangkulnya.

"Kalau setelah menang ya, selalu merangkul saya. Kenap, dia mungkin ingat kita bekerja sama yang baik. Kita selalu memberikan juga arahan-arahan kepada pemain dengan semua. Ya, wejangan-wejangan saya semuanya juga diterima dan didengar," kata Umuh.

Umuh mengatakan, merasa bahwa juga dianggap sebagai penasehat sama para pemain.

"Saya menenangkan semua pemain. Semua tahu kalau sudah di lapangan kan suka lupa. Maksudnya lupa, ya, apalagi dalam keadaan darurat gitu kan," katanya.

Walau demikian, kata Umuh, dirinya tak bisa memakasakan keputusan Bojan, tapi komunikasi tetap berjalan, seperti halnya para pemain yang telah meninggalkan Persib.

"Contoh, ya. Contoh, David sama Ciro, dulu saya sangat berat karena mereka sudah sangat dekat dengan saya. Ya, tapi saya berpikir, untuk menguntungkan mereka tidak akan bisa dipaksa sama kita. Kalau dia untung di luar dan hidupnya akan lebih sejahtera, kenapa tidak didukung," ujar Umuh.

Makanya saat  bicara sama Bojan, dijelaskan juga sama Yaya, Umuh mengaku, mengerti, dan tidak pernah intervensi.

"Semua keputusan Bojan 100 pati saya dukung. Apapun juga kata Bojan. Gitu kan, Ya, kemarin lepas-lepas kan semua gelisah. Ya, tanda-tanya kenapa kenapa. Tapi saya hati saya punya kepercayaan mutlak kepada Bojan, dan Bojan ngambil keputusan selalu tepat," ucapnya.
 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved