Rabu, 27 Mei 2026

Persib Bandung

Overconfidence dan Emosi, Viking Alengka Ingatkan Duo Racun yang Bisa Mengganggu Persib di GBLA

Viking Alengka Majalengka mengingatkan skuad Persib Bandung agar tidak terlalu percaya diri saat melakoni laga penentu juara kontra Persijap.

Tayang:
Dok. Persib
Persib Bandung menggelar latihan di lapangan pendamping GBLA jelang pertandingan tandang kontra PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu, 17 Mei 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Ketua Viking Alengka Majalengka, Babam Arturrohman, mengingatkan skuad Persib Bandung agar tidak terlalu percaya diri saat melakoni laga penentu juara kontra Persijap di GBLA
  • Ia mengkhawatirkan tensi tinggi pertandingan dapat merusak ritme dan instruksi pelatih jika emosi pemain tidak terjaga. 
  • Meski demikian, Babam tetap optimistis mental juara pilar Maung Bandung mampu mengamankan poin penuh.


TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA – Pertarungan sengit di pekan penutup kompetisi Super League 2025/2026 antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara diproyeksikan bakal berjalan dalam tensi yang sangat tinggi.

Bentrokan yang mengambil tempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB tersebut mengemban status sebagai partai hidup mati yang menentukan takhta juara bagi armada Persib Bandung.

Di tengah gelombang euforia dan rasa percaya diri yang membubung dari kalangan pendukung, Ketua Viking Alengka Majalengka, Babam Arturrohman, justru melempar peringatan agar armada Maung Bandung tidak bersikap jemawa akibat keuntungan bermain di kandang serta ambisi mengejar trofi.

Emosi di lapangan dan terlalu percaya diri atau overconfidence dapat menjadi racun bagi Persib dalam pertandingan ini.

“Optimis Persib akan meraih poin penuh di laga pamungkas Liga 1 Indonesia,” tutur Babam, Sabtu (23/5/2026).

Kendati memelihara keyakinan bahwa tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini sanggup mengamankan poin sempurna, ia menggarisbawahi bahwa partai krusial seperti ini menyimpan potensi besar memicu letupan emosional para pemain di lapangan hijau.

“Yang dikhawatirkan emosi yang tidak bisa dikendalikan oleh pemain dan justru merusak ritme atau instruksi dari pelatih,” katanya.

Ia menambahkan, kubu tuan rumah sebenarnya mengantongi modal yang sangat masif berkat sokongan puluhan ribu suporter fanatik yang memadati area stadion.

Di luar itu, terselip gairah tambahan untuk menebus hasil minor 2-1 saat melakoni laga tandang ke markas Persijap pada paruh pertama kompetisi.

“Di samping main di kandang, ada motivasi misi balas dendam karena di putaran pertama Persib kalah 2-1 di kandang Persijap,” ucapnya.

Babam menaruh rasa percaya bahwa kematangan psikologis yang melekat pada diri pilar-pilar Persib bakal menjadi pembeda krusial pada laga nanti. Dirinya berharap duel pemungkas musim ini mampu menghadirkan akhir cerita yang sempurna bagi Maung Bandung.

“Saya yakin para pemain bisa mengendalikan itu semua, karena ini adalah misi terakhir pemain yang bermental juara,” katanya.

Hingga saat ini, posisi Persib di tabel peringkat teratas kasta tertinggi Super League 2025/2026 masih mendapat tekanan yang sangat ketat dalam persaingan memperebutkan mahkota juara.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved