Senin, 11 Mei 2026

Persib Bandung

Umuh Muchtar Sebut Persib Bandung Diteror di Samarinda tapi yang Panik Malah Persija Jakarta

Meski sempat tertinggal 0-1 dari Persija Jakarta, Persib Bandung akhirnya mampu membalikan keadaan alias Remontada

Tayang:
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ichsan
Dok. Persib/Sutanto Nurhadi
AMANKAN BOLA - Bek Persib Bandung Eliano Reijnders mengamankan bola dari kejaran winger Persija Jakarta, Allano dalam laga "El Clasico" pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). Persib Bandung menang 2-1. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Meski sempat tertinggal 0-1 dari Persija Jakarta, Persib Bandung akhirnya mampu membalikan keadaan alias Remontada dan mengalahkan musuh bebuyutannya itu pada Super League Indoesia 2025/2026, di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

Manager Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengatakan, para pemain Persib Bandung terus disuntik motivasi menjelang laga, sehingga tak ada yang ditakutkan dan diragukan.

"Kami sudah diteror, dan mereka (Persija) sudah terlalu ketakutan, justru mereka yang panik, ya, bukan kami. Alhamdulillah akhirnya mereka kalah karena mainnya juga dengan panik, gitu, karena panik," ujar Umuh, saat dihubungi, Senin (11/5/2026).

Umuh mengatakan, timnya bermain tenang. Semua pemain main tenang selama pertandingan.

"Walaupun dibombardir (saat bertanding) Allah memberi jalan yang terbaik lah buat Persib, ya. Terima kasih semua Bobotoh, dukungan Bobotoh juga luar biasa," kata Umuh.

Saat disinggung bagaimana para pemain Persib memiliki kepercayaan diri seperti itu, hingga bisa membalikan keadaan, Umuh mengatakan, pelan-pelan karena sudah jelas bahwa Persib harus menang bagaimanapun juga.

'Harus menang dengan segala cara, tenaga dihabiskan di sini, otak, pikirannya harus dua kali lipat gitu kan. Ya, alhamdulillah ya Bojan bagus lah ya. Tadi saya udah was-was gitu, was-was udah 0-1 tapi alhamdulillah ya bisa balik 2-1," katanya.

Umuh mengatakan, para pemain juga bermain tenang, meski timnya dibombardir  saat skor 2-1, dan hampir-hampir bisa 2-2.

"Tapi alhamdulillah tidak lah karena dengan ketenangan pemain, kecerdikan pemain Persib lah gitu," ujarnya.

Saat disinggung bagaimana kondisi loker room saat lawan Persija, Umuh mengatakan, Bojan menyampaikan motivasi seperti biasanya, dan ia tak ikut memberikan motivasi karena kondisinya sedang sakit.

"Tapi saya tetaplah mengangkat mental anak-anak dan memberikan semangat kepada anak-anak karena memang saya sakit seharian ini dari malam, dari malam saya sakit sampai susah makan," kata Umuh.

Tapi, Umuh menegaskan, ia harus tetap  ke lapangan.

"Maunya mah tidur aja diem, tapi saya tidak mungkin kalau saya tidak ikutan ke lapangan, Ya Alhamdulillah, Bojan itu bagus lah udah secara tekniknya, ya, memberikan arahan-arahan kepada pemain. luar biasalah, memang luar biasa," katanya.

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved