Senin, 11 Mei 2026

Persib Bandung

Analisa Kemenangan Persib atas Persija: Maung Lebih Efektif, Macan Dominan

Persib Bandung selangkah lagi juara usai taklukkan Persija 2-1. Simak analisa kemenangan Maung Bandung melalui brace Adam Alis.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ravianto
Dok. Persib
MAS ADAM - Persib Bandung selangkah lagi juara usai taklukkan Persija 2-1. Simak analisa kemenangan Maung Bandung melalui brace Adam Alis dan hitung-hitungan poin lawan Borneo FC. 

Ringkasan Berita:
  • Dominasi Klasemen: Kemenangan 1-2 atas Persija membuat Persib kokoh dengan 75 poin, unggul 10 angka dari Macan Kemayoran (65 poin) yang kini resmi tersingkir dari perebutan gelar.
  • Faktor Adam Alis: Pemain kelahiran Jakarta ini menjadi kunci kemenangan lewat brace (dua gol), sekaligus membuktikan tuahnya di Stadion Segiri.
  • Analisa Strategi: Meski Persija dominan dalam penguasaan bola (ball possession), efektivitas direct ball Persib terbukti lebih mematikan

TRIBUNJABAR.ID, SAMARINDA - Persib Bandung menunjukkan mentalitas calon juara sejati.

Dalam duel bertajuk "El Clasico Indonesia" di Stadion Segiri, Minggu (10/5/2026), Maung Bandung sukses membungkam Persija Jakarta dengan skor 2-1. 

Kemenangan ini tidak hanya soal harga diri, tapi juga memastikan Persija resmi terkubur peluangnya dalam perebutan takhta juara Super League 2025/2026.

Secara matematis, koleksi 75 poin milik Persib kini tak mungkin lagi terkejar oleh Persija yang tertahan di posisi ketiga dengan 65 poin di sisa dua laga.

Kini, perebutan gelar hanya menyisakan duel dua kuda pacu: Persib Bandung dan Borneo FC (72 poin).

Analisa Taktis: Efektivitas vs Dominasi

Baca juga: Hitung-hitungan Persib Juara Super League 2026: Skenario 78 Poin dan Menanti Tergelincirnya Borneo

Pertandingan ini menjadi bukti nyata bahwa penguasaan bola tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir. 

Persija, di bawah asuhan Mauricio Souza, sebenarnya tampil lebih dominan melalui permainan kaki ke kaki.

Hal ini ditegaskan oleh pemain Persija, Fabio Calonego.

AMANKAN BOLA - Bek Persib Bandung Eliano Reijnders mengamankan bola dari kejaran winger Persija Jakarta, Allano dalam laga
AMANKAN BOLA - Bek Persib Bandung Eliano Reijnders mengamankan bola dari kejaran winger Persija Jakarta, Allano dalam laga "El Clasico" pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). Persib Bandung menang 2-1. (Dok. Persib/Sutanto Nurhadi)

"Kami bermain lebih baik dan punya banyak peluang, tapi tidak mampu memanfaatkannya. Itulah sepak bola," ujar Fabio yang juga mengeluhkan kondisi lapangan Segiri yang menghambat aliran bola timnya.

Sebaliknya, pelatih Persib Bojan Hodak menerapkan strategi yang lebih pragmatis dan efektif.

Menghadapi kondisi lapangan yang dinilai kurang ideal, Persib lebih banyak mengandalkan direct ball yang langsung menusuk jantung pertahanan lawan.

Tuah "Anak Jakarta" di Stadion Segiri

Sosok antagonis bagi Persija malam itu adalah Adam Alis.

Pemain kelahiran Jakarta dan eks penggawa Macan Kemayoran ini tampil spartan. 

Brace yang dicetaknya membuktikan bahwa ia memiliki adaptasi luar biasa dengan atmosfer Stadion Segiri.

"Mungkin memang saya cocok bermain di sini (Segiri). Yang terpenting bukan siapa yang cetak gol, tapi tiga poin ini membawa kami fokus ke dua laga sisa untuk menjadi juara," tegas Adam Alis.

Menuju Singgasana Juara

Analisa kemenangan ini menempatkan Persib dalam posisi sangat menguntungkan.

Dengan sisa dua pertandingan melawan PSM Makassar dan Persijap Jepara, Persib hanya perlu menjaga konsistensi.

Tekanan kini sepenuhnya berada di pundak Borneo FC yang harus menyapu bersih sisa laga mereka, termasuk menghadapi Bali United, jika ingin menggoyahkan posisi Maung Bandung di puncak klasemen. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved