Rabu, 27 Mei 2026

Persib Bandung

Di Atas Angin Tapi Belum Tenang, Umuh Muchtar Singgung Mental Persib dan Peran Wasit

Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan 58 poin, namun selisih tipis dengan Borneo FC dan Persija membuat persaingan tetap ketat.

Tayang:
Istimewa
FOTO BERSAMA - Sejumlah pemain Persib berfoto dalam perjalanan dari Bandung menuju Samarinda. Persib akan menantang Borneo FC pada pertandingan tunda pekan ke-21 Super League 2025/26 yang akan digelar di Stadion Segiri Samarinda, Minggu 15 Maret 2026 pukul 20.30 WIB. (Instagram @kurzawa) 
Ringkasan Berita:
  • Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan 58 poin, namun selisih tipis dengan Borneo FC dan Persija membuat persaingan tetap ketat. 
  • Umuh Muchtar menilai situasi ini sangat menegangkan dan penuh risiko di sembilan laga tersisa. 
  • Ia menekankan pentingnya fokus, mental pemain, serta berharap kepemimpinan wasit tetap adil.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung masih berdiri kokoh di puncak klasemen sementara Super League Indonesia 2025/2026, meski tekanan dari para pesaing terus mengintai.

Tim kebanggaan Bobotoh itu kini mengoleksi 58 poin. Borneo FC membuntuti di posisi kedua dengan 54 poin, sementara Persija Jakarta berada di peringkat ketiga dengan 52 poin.

Dengan selisih tersebut, Persib unggul empat angka dari Borneo FC dan terpaut enam poin dari Persija Jakarta.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengakui peluang timnya untuk kembali mengangkat trofi juara musim ini terbuka lebar.

"Tapi saya bilang, jangan jumawa dulu, ya. Semuanya juga jangan sampai kita kegembosan," ujar Umuh saat dihubungi, Senin (23/3/2026).

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Persib
25
18
4
3
43
14
29
58
2
35
Borneo FC
25
17
3
5
48
25
23
54
3
35
Persija Jakarta
25
16
4
5
45
22
23
52
4
35
Malut United
25
13
6
6
51
32
19
45
5
35
Persita
25
12
5
8
35
24
11
41
6
35
Bhayangkara FC
25
12
5
8
32
27
5
41
7
35
Persebaya
25
10
9
6
37
30
7
39
8
35
PSIM
25
9
11
5
35
32
3
38
9
35
Dewa United
25
10
4
11
30
31
-1
34
10
35
Bali United
25
8
9
8
35
37
-2
33
11
35
Arema FC
25
8
7
10
36
36
0
31
12
35
Persik
25
8
5
12
32
45
-13
29
13
35
PSM Makasar
25
5
9
11
29
34
-5
24
14
35
Persijap
25
5
6
14
22
41
-19
21
15
35
Persis
25
4
8
13
28
44
-16
20
16
35
Madura United
25
4
8
13
24
42
-18
20
17
35
Semen Padang
25
5
5
15
21
41
-20
20
18
35
PSBS Biak
25
4
6
15
27
53
-26
18

Ia menilai jalan menuju gelar tidak akan mudah. Sembilan laga tersisa dipastikan menyimpan banyak tantangan, termasuk duel melawan rival seperti Persija Jakarta.

"Insya Allah kalau Persib sekarang bisa mengalahkan dulu Persija, minimal draw dengan Persija," kata Umuh.

Ia berharap konsistensi bisa dijaga agar tidak kehilangan momentum dalam perburuan gelar.

"Tapi sekarang kita libas dulu semua, jangan dianggap enteng bagaimanapun juga. Kita anggap tim A pasti kalah, setelah main bola malah kita yang kalah atau seri. Amit-amit ya kalau sampai begitu, supaya kita kokoh di puncak dan bisa tetap jadi juara," tuturnya.

Selain persoalan di lapangan, Umuh juga menyoroti faktor wasit yang menurutnya bisa menjadi ganjalan.

"Sekarang kan saya bicara wasit lagi, wasit lagi. Tapi sekarang mudah-mudahan, ya, kemarin saja terakhir wasitnya bagus. Jadi kalau wasitnya bagus, wasitnya tidak macam-macam, kan jadinya Umuh Muchtar duduk di bench, tidak perlu teriak-teriak ke depan wasit," kata Umuh, yang juga menjabat sebagai Komisaris PT PBB.

Skuat Persib berlatih di Stadion GBLA, Kota Bandung, Kamis (5/3/2026).
Skuat Persib berlatih di Stadion GBLA, Kota Bandung, Kamis (5/3/2026). (Dok. Persib)

Ia menyebut setiap keputusan yang mencolok pasti akan menjadi perhatian luas, mengingat pertandingan disaksikan banyak orang.

"Mau luar pulau sampai luar negeri, banyak bobotoh yang menonton," ucapnya.

Umuh juga mengakui tensi persaingan musim ini terasa lebih menegangkan dibandingkan musim sebelumnya.

Meski Persib berada di posisi teratas dan menyisakan sembilan pertandingan, selisih poin yang tipis membuat situasi belum sepenuhnya aman.

"Tegang sekarang? Tegang sekarang, karena ini saingan yang tiga ini, ya Persib, Borneo, Persija. Ini sangat-sangat sedekat," kata Umuh saat dihubungi.

Menurutnya, kondisi perolehan poin saat ini masih sangat rawan berubah.

"Sangat riskan, dulu kan minimal bedanya sembilan poin, tujuh poin paling tidak. Ini kan cuma enam, empat, ngeri juga ya. Menarik sekarang, lebih deg-degan sekarang," ujarnya.

Situasi itu membuat setiap pertandingan menjadi krusial. Persib memimpin dengan 58 poin, diikuti Borneo FC dengan 54 poin, dan Persija Jakarta dengan 52 poin.

Selebrasi Thom Haye dkk usai mengeksekusi penalti di laga Persib Bandung vs Persik Kediri pada babak pertama, Senin (9/3/2026) malam WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat.(KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
Selebrasi Thom Haye dkk usai mengeksekusi penalti di laga Persib Bandung vs Persik Kediri pada babak pertama, Senin (9/3/2026) malam WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat.(KOMPAS.com/ADIL NURSALAM) (Kompas.com)

Dalam menjaga peluang juara, Umuh menekankan pentingnya pendekatan kepada para pemain agar tetap nyaman dan fokus.

"Jadi kita harus bisa mengalah untuk semua pemain, kita harus banyak mengalah untuk menang. Biar mereka juga hatinya senang, dan pikiran mereka pun juga tenang," katanya.

Ia juga terus merangkul seluruh pemain, baik lokal maupun asing, agar tetap solid.

"Saya memberitahukan kepada yang tidak main untuk sabar. Yang penting Persib menang. Kamu ada di Persib, kalau main itu kan aturan ada di Bojan," ujar Umuh.

Umuh menegaskan dirinya tidak pernah mencampuri keputusan teknis pelatih terkait susunan pemain.

"Saya senang lah dengan Bojan, Bojan juga sangat bersahabat dengan saya," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved