Selasa, 2 Juni 2026

Persib Bandung

Marc Klok Bahas Opini dan Kontroversi Pemanggilan Timnas: Pentingnya Dukungan untuk Garuda

Tiga pemain Persib Bandung dipanggil ke Timnas Indonesia untuk mengikuti persiapan FIFA Series dalam daftar provisional squad berisi 40 pemain.

Tayang:
Tribunnews/Muhammad Nursina
BELA TIMNAS - Gelandang Persib Bandung, Marc Klok (18), saat membela timnas Indonesia menghadapi Taiwan pada FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Tiga pemain Persib Bandung dipanggil ke Timnas Indonesia untuk mengikuti persiapan FIFA Series dalam daftar provisional squad berisi 40 pemain. 
  • Marc Klok menegaskan keputusan akhir pemilihan pemain sepenuhnya berada di tangan pelatih. 
  • Ia juga mengingatkan semua pihak agar tetap memberikan dukungan penuh kepada Timnas tanpa memandang asal klub pemain.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Tiga pemain Persib Bandung mendapat panggilan dari Timnas Indonesia untuk menjalani persiapan menghadapi agenda FIFA Series. Ketiganya adalah Eliano Reijnders, Beckham Putra Nugraha, serta Marc Klok.

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, menjelaskan bahwa daftar yang diumumkan saat ini masih berupa skuad sementara yang jumlahnya masih cukup besar. Dari total 40 pemain yang masuk daftar awal tersebut, nantinya hanya akan dipilih 23 pemain untuk mengisi skuad akhir.

"So ini provisional squad, kita harus lihat nanti siapa pun dipanggil di final squad-nya. Semoga ada, saya tahu di sini selalu ada kontroversi," kata Klok, di Stadion GBLA, Jumat (13/3/2026).

Klok menuturkan bahwa dalam setiap pemanggilan pemain ke Timnas, publik biasanya memiliki beragam pandangan. Hal itu juga sering terjadi ketika menyangkut pemain Persib Bandung yang dipanggil atau tidak dipanggil ke tim nasional.

"Tapi satu hal yang saya mau soroti adalah kita main untuk negara, kita main untuk negara dari klub apa, dari siapa pun. Pada akhirnya, pelatih yang menentukan," ujar Klok.

Dion Markx, Eliano Reijnders, Marc Klok, Thom Haye, dan Beckham Putra usai Persib Vs Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (9/3/2026). (Instagram @eliano.r)
Dion Markx, Eliano Reijnders, Marc Klok, Thom Haye, dan Beckham Putra usai Persib Vs Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (9/3/2026). (Instagram @eliano.r) (Istimewa)

Menurut Klok, siapa pun pemain yang dipilih pelatih untuk memperkuat Timnas Indonesia harus mendapatkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat.

Ia menilai, ketika sudah mengenakan seragam tim nasional, para pemain datang dari latar belakang klub yang berbeda tetapi berada dalam satu tujuan yang sama.

"Karena kita semua di sana, kita fight untuk Garuda di dadaku, kita kasih hidup kita di sana. So siapa pun di negara ini harus support tim itu," katanya.

Klok menegaskan bahwa setiap pemain yang membela Timnas tentu memiliki target besar, termasuk keinginan tampil di Piala Dunia dan meraih trofi bersama Indonesia. Namun yang terpenting, menurutnya, adalah perjuangan yang dilakukan demi negara.

"So semua orang harus support, dari klub manapun, Persija, Persib, Borneo, apa pun itu tidak apa-apa, tapi yang penting kita support negara kita di Timnas," ucapnya.

Saat ditanya mengenai tidak dipanggilnya kiper Persib, Teja Paku Alam, Klok kembali menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai pemilihan pemain sepenuhnya berada di tangan pelatih Timnas.

"Orang bisa punya opini Oh, Teja harus di sana, Oh, Teja tidak harus di sana, Klok harus di sana, Itu opini, kan Saya bisa bilang di sini," kata Klok, di Stadion GBLA, Jumat (13/3/2026).

Klok juga mengakui bahwa secara performa, Teja sebenarnya memiliki catatan yang sangat baik sepanjang musim ini. Statistik sang penjaga gawang bahkan dinilai cukup menonjol dibanding pemain lain di posisinya.

"Tapi ini bukan terserah saya, ini terserah pelatih. So siapa pun kiper di sana, Cahya, Nadeo, siapa pun, kita harus support dia untuk kasih yang terbaik. Dan ini adalah mindset harusnya untuk semua orang," katanya.

Musim ini, Teja memang tercatat sebagai penjaga gawang dengan jumlah clean sheet terbanyak di Super League Indonesia. Bahkan ketika Persib bermain di kandang sendiri, gawang yang dijaganya belum pernah sekalipun kebobolan.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved