Minggu, 3 Mei 2026

Persib Bandung

Pemasukan Rp10,1 Miliar Terancam Menguap, Persib Bandung Siap-Siap Kena Denda Berat dari AFC

Persib terancam sanksi berat dari AFC akibat aksi pitch invasion suporter di GBLA. Total pendapatan Rp10,1 miliar terancam terkuras denda.

Tayang:
Penulis: ravi tribun | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama
SIAP-SIAP DENDA BESAR - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak (baju merah), sedang berusaha menenangkan Bobotoh dan meminta balik ke tribun penonton. Persib Bandung terancam sanksi berat dari AFC akibat aksi pitch invasion suporter di GBLA. Total pendapatan Rp10,1 miliar terancam terkuras denda. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Langkah Persib Bandung menembus babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 harus berakhir dengan pahit.

Bukan hanya karena tersingkir secara agregat 1-3 dari Ratchaburi FC, namun kini manajemen Maung Bandung tengah dihantui hukuman berat yang bisa menguras kantong klub.

Meski berhasil mengamankan kemenangan 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026) malam, kericuhan yang terjadi usai laga membuat posisi Persib kini berada di ujung tanduk sidang Komite Disiplin dan Etik AFC.

1. Invasi Lapangan dan Intimidasi Perangkat Pertandingan

Euforia kemenangan yang bercampur kekecewaan atas tersingkirnya tim memicu aksi tak terpuji.

Ratusan Bobotoh nekat melakukan pitch invasion atau turun ke area lapangan.

Baca juga: Daftar Keputusan Kontroversial Wasit Majed Al Shamrani yang Gagalkan Langkah Persib di Asia

Tak hanya sekadar masuk, beberapa oknum terekam secara terang-terangan mencoba menyerang wasit serta pemain Ratchaburi FC.

Situasi sempat mencekam hingga pelatih Bojan Hodak, pemain, dan seluruh staf ofisial Persib harus turun tangan langsung untuk menenangkan massa agar kembali ke tribun. Insiden ini dipastikan masuk dalam catatan hitam delegasi pertandingan AFC.

2. Ironi Pemasukan Miliaran Rupiah

ADANG SUPORTER - Pemain, pelatih, hingga staf Persib Bandung mengadang oknum suporter dari tribun bagian selatan yang merangsek masuk ke lapangan setelah laga melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026) malam dalam leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Persib Bandung menang 1-0 tetapi kalah agregat 1-3.
ADANG SUPORTER - Pemain, pelatih, hingga staf Persib Bandung mengadang oknum suporter dari tribun bagian selatan yang merangsek masuk ke lapangan setelah laga melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026) malam dalam leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Persib Bandung menang 1-0 tetapi kalah agregat 1-3. (Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama)

Secara prestasi dan finansial, Persib sebenarnya mencatatkan raport hijau sepanjang kompetisi ini.

Maung Bandung diprediksi telah mengumpulkan total pemasukan mencapai kurang lebih Rp10,1 miliar.

Rincian Pendapatan Persib di ACL 2:

  • Partisipasi Fase Grup: USD 300.000 (Sekitar Rp4,9 Miliar).
  • Bonus Lolos 16 Besar: USD 80.000 (Sekitar Rp1,3 Miliar).
  • Bonus Hasil Laga: 4 Kemenangan fase grup, 1 imbang, dan 1 kemenangan leg kedua (Total sekitar Rp3,9 Miliar).

Namun, nominal fantastis tersebut kini terancam "menguap" hanya untuk membayar denda. Mengingat Persib merupakan "langganan" sidang disiplin AFC, sanksi finansial kali ini diprediksi akan bernilai miliaran rupiah.

3. Bayang-bayang Hukuman Berat Lainnya

Bukan hanya uang, AFC memiliki regulasi ketat terkait keamanan pertandingan (Safety and Security).

Ada tiga potensi hukuman yang bisa dijatuhkan kepada Persib:

  • Denda Finansial: Nilainya bisa mencapai ratusan ribu dollar tergantung beratnya pelanggaran.
  • Laga Tanpa Penonton: Larangan kehadiran suporter jika Persib kembali berlaga di level Asia musim mendatang.
  • Hukuman Percobaan/Diskualifikasi: Sanksi administratif yang lebih ketat jika terjadi pengulangan insiden serupa.

"Ada sekitar seratus orang yang merusak itu. Tim bisa saja didenda berat karena mereka," ujar pelatih Bojan Hodak dengan nada menyesal usai laga.

Kini, manajemen Maung Bandung hanya bisa menunggu keputusan resmi dari sidang Komite Disiplin AFC yang akan digelar dalam beberapa hari ke depan.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved