Persib Bandung
Sergio Castel Usung Misi "Remontada" Real Madrid di Leg 2 Persib vs Ratchaburi Besok Rabu
Striker Persib Sergio Castel kecewa dengan debutnya di ACL 2. Ia optimistis lakukan comeback ala Real Madrid saat jamu Ratchaburi di GBLA.
Penulis: ravi tribun | Editor: Ravianto
Ringkasan Berita:
- Misi Wajib: Menang minimal dengan selisih 4 gol untuk lolos langsung.
- Faktor Kandang: Kehadiran Bobotoh di GBLA menjadi kunci tekanan mental bagi Ratchaburi FC.
- Jadwal Laga: Rabu, 18 Februari 2026, di Stadion GBLA, Bandung.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penyerang anyar Persib Bandung asal Spanyol, Sergio Castel, meluapkan kekecewaannya usai debut pahit di leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2).
Meski kalah telak 0-3 dari Ratchaburi FC di Thailand, Castel mengusung misi besar untuk melakukan comeback sensasional di Bandung.
Castel mengakui penampilannya pada Rabu (11/2) lalu jauh dari harapan.
Ia merasa belum memberikan kontribusi maksimal bagi Maung Bandung di panggung Asia.
"Sangat jelek, saya merasa tidak bermain dengan sangat baik," ungkap Castel dengan jujur saat mengevaluasi performa debutnya.
Semangat Madridista di Dada Castel
Baca juga: Umuh Minta Bobotoh Penuhi GBLA Beri Atmosfer Mengerikan Bagi Ratchaburi, Optimistis Persib Bangkit
Meski tertinggal agregat tiga gol, Castel menolak untuk mengibarkan bendera putih.
Striker kelahiran Madrid ini mengaku terinspirasi oleh mentalitas pantang menyerah Real Madrid yang dikenal sebagai raja remontada (kebangkitan).
"Anda tahu saya berasal dari Spanyol, dari Madrid. Anda tahu bagaimana Real Madrid sering melakukan comeback, bahkan setelah tertinggal tiga gol."
"Jadi saya percaya, mengapa tidak? Kami harus terus mendorong diri kami," tegas Castel dengan penuh keyakinan.
Ia pun meminta Bobotoh untuk membirukan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu, 18 Februari 2026 mendatang.
"Kami membutuhkan mereka (Bobotoh). Dukungan mereka adalah nyawa kami untuk membalikkan keadaan," tambahnya.
Bojan Hodak: Kekalahan Itu Perlu untuk Bangkit
Senada dengan pemainnya, pelatih Persib, Bojan Hodak, memastikan mental anak asuhnya tetap stabil meski baru saja dihajar tiga gol tanpa balas.
Hodak menilai, secara statistik Persib sebenarnya tidak bermain buruk di Thailand.
"Kondisi fisik dan mental pemain tidak ada masalah. Kadang-kadang Anda harus kalah, terkadang permainan buruk itu perlu terjadi agar kita belajar."
"Sekarang fokus kami hanya laga berikutnya," ujar Hodak usai sesi latihan di Lapangan Pendamping GBLA, Sabtu (14/2/2026).
Pelatih asal Kroasia tersebut menilai skor 0-3 terlalu mencolok jika dibandingkan dengan jalannya pertandingan.
Ia mengklaim Persib sempat mendominasi, namun faktor non-teknis seperti adaptasi cuaca yang ekstrem menjadi kendala.
"Skor itu terlalu tinggi (kekalahan terlalu besar). Babak pertama saya percaya kami adalah tim yang lebih baik."
"Kami tidak beruntung dengan beberapa hal, termasuk cuaca. Namun di Bandung, ceritanya akan berbeda," pungkas Bojan.(*)
| Persib Bandung Waspada, Arema FC Bawa Kejutan ke GBLA, Bisa Sulitkan Bojan Hodak |
|
|---|
| Persib Bandung Menjamu Arema FC dengan Luka dari Dewa United, Umuh Muchtar: Berdoa dan Amankan Poin |
|
|---|
| Ada 'Bantuan' dari Jogja untuk Persib! PSIM Sukses Jegal Persija di Mandala Krida |
|
|---|
| Persib Bandung Bisa Saja Longsor, Ini Syarat Tetap di Puncak |
|
|---|
| Persib Resmi Protes Gol Kontroversial Alex Martins, Bojan Hodak: Kami Kirim Surat Panjang Hari Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/STARTER-PERSIB-harus-mengakui-keunggulan-Ratch.jpg)