Minggu, 3 Mei 2026

Persib Bandung

Bandung Memanas Jelang Laga Persib Vs Persija, Flyover Pasupati Jadi Korban Vandalisme

Seorang pria berpakaian hitam yang diduga suporter Persija Jakarta melakukan aksi vandalisme dengan menulis PJFC.

Tayang: | Diperbarui:
Kantor SAR Bandung untuk Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
CORETAN - Aksi vandalisme di Flyover Pasupati Kota Bandung jelang laga Persib vs Persija. 
Ringkasan Berita:
  • Satpol PP Kota Bandung mengecam aksi vandalisme di Flyover Pasupati yang diduga dilakukan oknum suporter jelang laga Persib vs Persija
  • Kepala Satpol PP, Bambang Sukardi, menyatakan prihatin atas perusakan fasilitas publik tersebut dan berkoordinasi dengan Diskominfo untuk melacak pelaku lewat CCTV. 
  • Kedua suporter diimbau tetap tenang dan tidak terprovokasi demi menjaga kondusivitas kota.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jelang pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion GBLA 11 Januari 2026, suasana di Kota Bandung sudah mulai memanas karena sejumlah suporter melakukan aksi vandalisme di Flyover Pasupati.

Berdasarkan rekaman video yang beredar di sejumlah sosial media, seorang pria berpakaian hitam yang diduga suporter Persija Jakarta melakukan aksi vandalisme dengan menulis "PJFC" menggunakan cat warna orange.

Namun, tulisan PJFC yang diduga singkatan Persija FC itu sudah ditimpa dengan cat warna abu-abu, kemudian di bagian sampingnya terdapat tulisan 1933 Still Alive. Tulisan terbaru tersebut diduga dibuat oleh oknum suporter Persib Bandung.

"Saya sebagai Kasat Pol PP terus terang saja sangat prihatin dengan adanya aksi tersebut. Ini kan menjelang pertandingan tanggal 11 hari Minggu, Persib dengan Persija," ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, Jumat (9/1/2026).

Dia mengatakan, aksi vandalisme tersebut seharusnya tidak dilakukan karena tempat yang dijadikan aksi vandalisme di Flyover Pasupati itu merupakan fasilitas publik dan tindakan seperti itu mengganggu estetika kota.

"Itu kan sangat mengganggu dan mengotori daripada estetika kota. Nah, ini jelas melanggar ketertiban umum. Kalau kita tahu orangnya, pasti akan kita tindak, itu intinya," katanya.

Dia meminta, kedua suporter tidak terprovokasi dengan tindakan-tindakan seperti itu dan harus menjaga keamanan, ketenteraman, serta ketertiban menjelang pertandingan penuh gengsi tersebut karena hal itu merupakan tanggungjawab bersama.

Sementara terkait pelaku vandalisme, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung untuk melakukan penelusuran dengan melihat rekaman CCTV.

"Nah, kita nanti kita koordinasi dengan Diskominfo. Kira-kira itu bisa enggak ditelusuri siapa pelakunya karena kan itu kejadiannya saat malam dan namanya orang bergerak sulit juga kita," ucap Bambang.

Di sisi lain, Bambang meminta semua suporter dari berbagai daerah untuk menjaga kondusifitas di Kota Bandung, baik sebelum maupun sesudah pertandingan klasik ini berlangsung.

"Mari kita sebagai suporter dari mana pun, baik dari Bandung ataupun dari luar atau pun siapapun juga karena penyelenggara di Bandung, yuk kita jagalah keamanan, ketertiban karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved