Persib Bandung
Bandung Memanas Jelang Laga Persib Vs Persija, Flyover Pasupati Jadi Korban Vandalisme
Seorang pria berpakaian hitam yang diduga suporter Persija Jakarta melakukan aksi vandalisme dengan menulis PJFC.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Satpol PP Kota Bandung mengecam aksi vandalisme di Flyover Pasupati yang diduga dilakukan oknum suporter jelang laga Persib vs Persija.
- Kepala Satpol PP, Bambang Sukardi, menyatakan prihatin atas perusakan fasilitas publik tersebut dan berkoordinasi dengan Diskominfo untuk melacak pelaku lewat CCTV.
- Kedua suporter diimbau tetap tenang dan tidak terprovokasi demi menjaga kondusivitas kota.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jelang pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion GBLA 11 Januari 2026, suasana di Kota Bandung sudah mulai memanas karena sejumlah suporter melakukan aksi vandalisme di Flyover Pasupati.
Berdasarkan rekaman video yang beredar di sejumlah sosial media, seorang pria berpakaian hitam yang diduga suporter Persija Jakarta melakukan aksi vandalisme dengan menulis "PJFC" menggunakan cat warna orange.
Namun, tulisan PJFC yang diduga singkatan Persija FC itu sudah ditimpa dengan cat warna abu-abu, kemudian di bagian sampingnya terdapat tulisan 1933 Still Alive. Tulisan terbaru tersebut diduga dibuat oleh oknum suporter Persib Bandung.
"Saya sebagai Kasat Pol PP terus terang saja sangat prihatin dengan adanya aksi tersebut. Ini kan menjelang pertandingan tanggal 11 hari Minggu, Persib dengan Persija," ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, Jumat (9/1/2026).
Dia mengatakan, aksi vandalisme tersebut seharusnya tidak dilakukan karena tempat yang dijadikan aksi vandalisme di Flyover Pasupati itu merupakan fasilitas publik dan tindakan seperti itu mengganggu estetika kota.
"Itu kan sangat mengganggu dan mengotori daripada estetika kota. Nah, ini jelas melanggar ketertiban umum. Kalau kita tahu orangnya, pasti akan kita tindak, itu intinya," katanya.
Dia meminta, kedua suporter tidak terprovokasi dengan tindakan-tindakan seperti itu dan harus menjaga keamanan, ketenteraman, serta ketertiban menjelang pertandingan penuh gengsi tersebut karena hal itu merupakan tanggungjawab bersama.
Sementara terkait pelaku vandalisme, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung untuk melakukan penelusuran dengan melihat rekaman CCTV.
"Nah, kita nanti kita koordinasi dengan Diskominfo. Kira-kira itu bisa enggak ditelusuri siapa pelakunya karena kan itu kejadiannya saat malam dan namanya orang bergerak sulit juga kita," ucap Bambang.
Di sisi lain, Bambang meminta semua suporter dari berbagai daerah untuk menjaga kondusifitas di Kota Bandung, baik sebelum maupun sesudah pertandingan klasik ini berlangsung.
"Mari kita sebagai suporter dari mana pun, baik dari Bandung ataupun dari luar atau pun siapapun juga karena penyelenggara di Bandung, yuk kita jagalah keamanan, ketertiban karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama," katanya.
| Persib Kini Disamai Borneo FC, Bojan Hodak: Kami Sedikit Mempersulit Hidup Sendiri |
|
|---|
| Jadwal 5 Laga Persib Bandung Tersisa di Super League 2025/2026, 2 di Kandang |
|
|---|
| Sisa 5 Laga, Bek Persib Frans Putros Targetkan Sapu Bersih Kemenangan Dimulai dari Bhayangkara FC |
|
|---|
| Head to Head Persib Bandung vs Bhayangkara FC, Pangeran Biru Unggul |
|
|---|
| Pantang Terpeleset di Lampung! Frans Putros Tegaskan Persib Bandung Wajib Tekuk Bhayangkara FC |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Aksi-vandalisme-di-Flyover-Pasupati-Kota-Bandung-jel.jpg)