Drama Dini Hari di Sumedang: Suami Panik Lapor Istri Terjun ke Sungai, Ternyata Sembunyi di Tetangga
Sunani (30), warga Sumedang yang dilaporkan suaminya melompat ke Sungai Cipeles pada Jumat (20/2/2026) dini hari, ditemukan selamat.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Seorang ibu rumah tangga bernama Sunani (30) sempat dilaporkan melompat dari Jembatan Prabu Tajimalela ke Sungai Cipeles pada Jumat dini hari.
- Laporan itu disampaikan suaminya kepada Kantor SAR Bandung hingga tim gabungan melakukan pencarian intensif.
- Setelah ditelusuri melalui sinyal ponsel, Sunani ditemukan selamat di rumah tetangganya dan mengaku tidak pernah melompat.
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Keheningan dini hari di kawasan Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, mendadak terusik oleh kabar seorang ibu rumah tangga yang disebut-sebut menceburkan diri ke Sungai Cipeles setelah melompat dari Jembatan Prabu Tajimalela pada Jumat (20/2/2026) dini hari.
Perempuan itu diketahui bernama Sunani (30), warga Perumahan Bumi Asih Rancamulya RT 02/05, Kecamatan Sumedang Utara. Ia sempat dikabarkan hilang setelah Diki, suami Sunani, menyebut istrinya nekat terjun dari jembatan tersebut.
Tim SAR Gabungan bergerak cepat melakukan pencarian intensif. Upaya penyisiran dilakukan menyusul laporan yang masuk, dengan fokus di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi awal dari suami Sunani, sekitar pukul 01.00 WIB. Laporan itu menjadi dasar pengerahan personel ke lapangan.
"Dalam laporan yang diterima, Diki (suaminya Sunani) meminta bantuan evakuasi bahwa istrinya lompat dari jembatan Prabu Tajimalela, Rancamulya. Sebelum kejadian, mereka ada masalah keluarga, sehingga istrinya pergi keluar rumah dan melompat ke jembatan Prabu Tajimalela," kata Ade Dian kepada Tribun Jabar.id, Jumat malam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue dari Kantor SAR Bandung langsung diberangkatkan menuju lokasi yang disebutkan. Mereka kemudian berkoordinasi dengan unsur SAR lain di lapangan untuk memaksimalkan proses pencarian.
Penyisiran darat dilakukan di sekitar lokasi kejadian perkara. Area sekitar jembatan hingga titik-titik yang memungkinkan menjadi jalur korban tak luput dari perhatian petugas.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan Polsek Sumedang Utara sekira pukul 06.53 WIB, diketahui bahwa sinyal handphone milik Sunani berada di perumahan tersebut, kemudian Tim SAR Gabungan mendatangi lokasi sinyal handphone milik korban, dan ternyata Sunani tengah berada di rumah tetangganya," ujarnya.
Temuan tersebut mengubah arah operasi pencarian. Sunani akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan.
"Pengakuan Sunani, ia tak melompat dari Jembatan Tajimalela, namun bersembunyi di rumah tetangganya," kata Ade seraya menyebut operasi SAR ditutup.
| Pemotor di Jatinangor Sumedang Terjatuh di Tengah Konvoi Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib Bandung |
|
|---|
| Viking Jatinangor Pusatkan Nobar Persib di Jans Park, Ribuan Bobotoh Gelar Doa Bersama dan Shalawat |
|
|---|
| Unpad Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ciduk Jukir Penodong 2 Mahasiswi di Jatinangor Sumedang |
|
|---|
| Bobotoh Geulis Sumedang Optimis Persib Bandung Bakal Taklukkan PSM: Insyaallah Menang 1-2 |
|
|---|
| Jukir Penodong Mahasiswi Unpad Diringkus, 2 Korban Sampaikan Terima Kasih, Berharap Jatinangor Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Tim-gabungan-sempat-melakukan-pencarian-meny.jpg)