Pamit dari PPP Sumedang, Dony Ahmad Munir Ungkap Alasan Gabung Gerindra
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir resmi pamit dari PPP dan gabung ke Gerindra
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
Ringkasan Berita:
- Langkah Politik: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir resmi pindah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke Partai Gerindra.
- Klarifikasi Utama: Menepis isu adanya tekanan politik; Dony menegaskan keputusan ini 100 persen lahir dari pertimbangan pribadi.
- Momen Pamit: Dony mendatangi langsung Kantor DPC PPP Sumedang pada Kamis (12/2/2026).
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa keputusannya berpindah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke Partai Gerindra murni lahir dari pertimbangan pribadi dan visi pembangunan, bukan karena tekanan politik dari pihak manapun.
Penegasan itu disampaikan Dony saat mendatangi Kantor DPC PPP Sumedang, Kamis (12/2/2026), untuk berpamitan kepada jajaran pengurus dan kader partai yang selama ini menjadi rumah politiknya.
“Tidak ada tekanan politik, 100 persen tidak ada,” tegas Dony.
Ia menyebut keputusan tersebut telah melalui proses pertimbangan matang dari berbagai sisi, baik secara politik maupun dalam konteks kepentingan pembangunan daerah.
“Ini sudah dipertimbangkan secara matang dari berbagai sisi, tentunya dengan kesadaran saya harus mengambil keputusan ini. Mohon doanya saja untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.
Menurut Dony, pembangunan Sumedang ke depan membutuhkan strategi yang lebih luas dan sinergi yang lebih kuat, termasuk keterkaitan dengan arah kebijakan nasional.
Baca juga: PPP Sumedang Kecewa Mendalam atas Kepindahan Dony ke Gerindra: Tapi Alasannya Bisa Diterima
Ia menyinggung pentingnya menyelaraskan program daerah dengan agenda nasional agar manfaatnya lebih cepat dirasakan masyarakat.
“Membangun tentunya perlu memperluas strategi dan memperkuat sinergi untuk pembangunan Sumedang, bagaimana relate dengan asta cita di nasional yang programnya membumi,” katanya.
Beberapa sektor prioritas seperti ketahanan pangan dan program-program kerakyatan disebutnya membutuhkan dukungan politik dan jejaring yang solid.
“Ketahanan pangan, program kerakyatan, insyaallah hasilnya juga akan lebih cepat,” katanya.
Meski menegaskan tidak ada tekanan, Dony mengakui bahwa langkah meninggalkan PPP bukan keputusan ringan. Ia menyadari ikatan historis dan emosionalnya dengan partai berlambang Ka’bah tersebut.
“Insyaallah tidak ada sedikitpun tekanan. Ini keputusan yang tidak mudah,” ucapnya.
Kedatangan Dony ke Kantor DPC PPP Sumedang menjadi penanda resmi pamitnya kepada kader dan pengurus partai di daerah. Ia dijadwalkan segera mendeklarasikan kepindahannya ke Partai Gerindra dalam waktu dekat.
Langkah politik tersebut sekaligus menjadi babak baru perjalanan Dony Ahmad Munir dalam memimpin Sumedang hingga 2029, dengan komitmen memperluas sinergi dan percepatan pembangunan daerah.
| KDM Sebut Milangkala Tatar Sunda Dongkrak Ekonomi dan Bangkitkan Spirit Warga Jabar |
|
|---|
| KDM Didampingi Bupati Dony Kembalikan Mahkota Binokasih ke Karaton Sumedang Larang |
|
|---|
| Joging Trek Dibangun di Cikeruh Sumedang, Bupati Dony Puji Kolaborasi Jatos Mall |
|
|---|
| Bupati Dony Buka Sumedang Aquatic Championship III, Diikuti 887 Atlet |
|
|---|
| Diresmikan Presiden Prabowo, Bupati Dony Targetkan 140 Koperasi Merah Putih Beroperasi di Sumedang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Bupati-Sumedang-Dony-Ahmad-Munir-saat-diwawancara-122.jpg)