Gass Mudik Tribun Jabar 2026
Dari Kantor Langsung Mudik, Rest Area KM 102 Tol Cipali Dipadati Pemudik Malam Hari
Kepolisian memberlakukan one way di Tol Cipali KM 70-263 guna mengurai kepadatan arus mudik dari Jakarta menuju Cirebon.
Penulis: Deanza Falevi | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Kepolisian memberlakukan one way di Tol Cipali KM 70-263 guna mengurai kepadatan arus mudik dari Jakarta menuju Cirebon.
- Meski volume kendaraan meningkat di wilayah Subang, arus terpantau ramai lancar karena distribusi kendaraan di dua jalur sekaligus.
- Para pemudik memilih berangkat lebih awal setelah pulang kerja untuk menghindari puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 18 Maret.
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Rekayasa lalu lintas one way diberlakukan oleh pihak kepolisian di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada Selasa (17/3/2026) sore. Arus kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju Cirebon terpantau ramai, dengan kendaraan melintas di dua jalur sekaligus, baik jalur normal maupun jalur one way.
Pantauan Tribunjabar.id pada Selasa (17/3) malam di Kilometer 102, tepatnya di sekitar rest area wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menunjukkan arus lalu lintas cukup padat namun tetap bergerak lancar.
Kendaraan melaju dengan kecepatan normal tanpa hambatan berarti yang menyebabkan antrean panjang.
Kondisi ini terjadi seiring masih diberlakukannya rekayasa lalu lintas one way dari KM 70 hingga KM 263 oleh kepolisian. Volume kendaraan meningkat, namun distribusi arus di dua jalur membuat perjalanan relatif terkendali.
Sejumlah pemudik mengaku titik kepadatan justru terjadi lebih awal, yakni di ruas Tol Dalam Kota Jakarta, Bekasi, hingga turunan Tol Layang MBZ. Setelah melewati titik tersebut, arus lalu lintas cenderung ramai lancar.
Banyak pemudik memilih berangkat setelah pulang kerja, baik dari kantor maupun pabrik, untuk menghindari puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada Rabu (18/3/2026) esok.
Mereka langsung melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman dengan harapan bisa tiba lebih cepat.
Rudi, pemudik asal Tangerang yang menuju Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku perjalanan dimulai sejak sore hari dan hingga malam masih tergolong lancar meski sempat tersendat di beberapa titik.
"Berangkat setengah empat sore, sekarang jam tujuh. Normalnya bisa 10 jam, tapi kalau macet tidak bisa diprediksi. Tadi sempat padat di turunan MBZ, tapi setelah itu lancar," ujarnya saat ditemui di Rest Area KM 102 Tol Cipali, Kabupaten Subang, Selasa (17/3/2026).
Hal serupa disampaikan Prasetyo, pemudik asal Tangerang yang menuju Jawa Tengah. Ia menyebut kemacetan paling terasa di dalam kota sebelum akhirnya arus kembali normal di jalur tol luar kota.
"Macetnya di tol dalam kota. Setelah itu ya sama saja, sudah terlanjur jalan," katanya.
Diketahui, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret, seiring dimulainya masa libur Lebaran.
Pihak kepolisian juga telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas one way skala nasional jika volume kendaraan melebihi ambang batas yang telah ditentukan.
| Arus Balik Sukabumi Memuncak! 21 Ribu Kendaraan Serbu Exit Tol Parungkuda |
|
|---|
| Panen Cuan di Pantai Madasari! Bisnis Sewa Tenda Camping Tembus Rp 157 Juta Selama Libur Lebaran |
|
|---|
| 3 Jam Hujan Tak Reda, Jalur Jatinangor-Tanjungsari Lumpuh, 50 Lampu Jalan Mati Bahayakan Pemudik |
|
|---|
| Jalur Gentong Macet! Polres Tasikmalaya Kota Belum Terapkan One Way tapi Pagar Betis di Pamoyanan |
|
|---|
| Beda Jauh dengan Pekan Lalu! Lembang Sepi Sore Ini, Kapolres Cimahi Sebut Arus Lalu Lintas Lengang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Suasana-Rest-Area-KM-102-Tol-Cipali-wilayah-Kalijati-Subang.jpg)