Minggu, 19 April 2026

Long Weekend Imlek, Penumpang Whoosh Meningkat Hingga Tembus 25 Ribu Orang per hari

Jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh mengalami peningkatan selama libur panjang Tahun Baru Imlek.

Istimewa/Dok PT KCIC
PADATI STASIUN - Penumpang Kereta Cepat Whoosh saat memadati stasiun, Minggu (15/2/2026). Jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh mengalami peningkatan selama libur panjang Tahun Baru Imlek. 
Ringkasan Berita:
  • Jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh mengalami peningkatan selama libur panjang Tahun Baru Imlek
  • Berdasarkan data KCIC, pada 14 Februari 2026, jumlah penumpang Whoosh mencapai 25.678 orang dalam satu hari
  • Peningkatan juga sudah terjadi sejak 13 Februari 2026 dengan jumlah 24.381 penumpang per hari.
  • Angka penumpang tersebut meningkat sekitar 15–20 persen dibandingkan rata-rata akhir pekan biasa yang umumnya berada di kisaran 20–21 ribu penumpang per hari

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh mengalami peningkatan selama libur panjang Tahun Baru Imlek hingga puluhan ribu penumpang pada akhir pekan memadati setiap stasiun.

Berdasarkan data KCIC, pada 14 Februari 2026, jumlah penumpang Whoosh mencapai 25.678 orang dalam satu hari. Peningkatan juga sudah terjadi sejak 13 Februari 2026 dengan jumlah 24.381 penumpang per hari.

Angka penumpang tersebut meningkat sekitar 15–20 persen dibandingkan rata-rata akhir pekan biasa yang umumnya berada di kisaran 20–21 ribu penumpang per hari. Bahkan, hingga pagi hari ini lebih dari 11 ribu tiket telah terjual.

Baca juga: Puluhan Tunawisma di Kota Bandung Terjaring Razia, Mayoritas Berasal dari Luar Daerah

"Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 23 ribu penumpang per hari," ujar General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, Minggu (15/2/2026).

Dia mengatakan, peningkatan penumpang Kereta Cepat Whoosh ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tetap tinggi selama periode libur panjang.

Selain dimanfaatkan untuk berlibur, kata Eva, peningkatan perjalanan juga didorong oleh masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat sebelum memasuki bulan Ramadan.

"Momentum ini turut mendorong tingginya pergerakan penumpang antara Jakarta dan Bandung," katanya.

Eva mengatakan, pihak KCIC akan memastikan seluruh operasional berjalan aman dan lancar dengan kesiapan sarana dan prasarana, serta optimalisasi petugas di seluruh stasiun.

Baca juga: Kepala Sekolah Rakyat Cirebon Akui Ada Ranjang Sudah Reot: Sudah Kami Ikat Kawat

"Selama periode libur panjang ini, KCIC menyiagakan puluhan petugas pelayanan guna memastikan kelancaran arus penumpang dan menjaga kualitas pelayanan," ucap Eva.

Untuk memeriahkan suasana, kata Eva, KCIC juga  menghadirkan ornamen khas Imlek di berbagai area layanan, mulai dari loket, area ruang tunggu, hingga di dalam rangkaian kereta termasuk kereta makan.

Dekorasi bernuansa Imlek tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya sekaligus menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi para penumpang.

"Ornamen tematik ini juga menjadi bagian dari upaya KCIC dalam menghadirkan atmosfer stasiun dan perjalanan yang ramah dan hangat selama periode libur," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved