Kamis, 9 April 2026

Syarat Dapatkan Diskon Tarif Tol hingga 20 Persen saat Libur Nataru 2025/2026

Simak syarat mendapatkan diskon tarif tol hingga 20 persen saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Tribun Jabar/ Deanza Falevi
ILUSTRASI JALAN TOL- Kepadatan arus lalu lintas di ruas jalan Tol Cipularang pada momen libur panjang Tahun Baru Islam 1447 H, Jumat (27/6/2025). -- Simak syarat mendapatkan diskon tarif tol hingga 20 persen saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

TRIBUNJABAR.ID - Simak syarat mendapatkan diskon tarif tol hingga 20 persen saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Diskon tarif tol tersebut diberikan oleh pemerintah bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Diskon tarif tol 10-20 persen di 26 ruas jalan tol ketika Nataru 2025/2026 diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah dan BUJT kepada para pengguna jalan.

Lantas, apa saja syarat dapat diskon tarif tol 20 persen saat libur Nataru 2025/2026?

Diskon tarif tol hingga 20 persen pada periode ini berlaku untuk semua golongan kendaraan.

Meski demikian, ada syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan diskon tersebut, yaitu:

Potongan tarif ini diberlakukan untuk tarif terjauh dengan menggunakan metode pembayaran uang elektronik. 

  • Diskon tidak berlaku apabila saldo uang elektronik tidak mencukupi atau asal dan tujuan kendaraan tidak terdeteksi.
  • Diskon tarif tol rencananya akan berlaku pada 22, 23, dan 31 Desember 2025, dengan pengecualian khusus untul Tol Manado-Bitung yang mendapatkan potongan tarif lebih lama hingga 10 Januari 2026.

Kemudian dua ruas lain, yaitu Tol Becakayu dan Tol Krian-Legundi-Bunder, bahkan sudah lebih dulu menerapkan skema diskon melalui mekanisme berbeda sejak Oktober 2025.

Baca juga: 6 Rekomendasi Wisata Malam di Bandung Cocok untuk Rayakan Tahun Baru 2026

Daftar 26 Ruas Tol yang Dapat Diskon 

Adapun berikut daftar 26 ruas jalan tol yang direncanakan mendapatkan diskon tarif 10-20 persen:

Pulau Jawa dan Jabodetabek

  • Tol Jakarta–Cikampek: 20 persen 
  • Tol Jakarta–Cikampek Elevated (MBZ): 20 persen 
  • Tol Cikampek–Palimanan: 20 persen 
  • Tol Palimanan–Kanci: 20 persen 
  • Tol Kanci–Pejagan: 10 persen 
  • Tol Pejagan–Pemalang: 10 persen 
  • Tol Pemalang–Batang: 10 persen 
  • Tol Batang–Semarang: 20 persen 
  • Tol Semarang ABC: 20 persen 
  • Tol Cisumdawu: 20 persen 
  • Tol Krian–Legundi–Bunder: 11,11 persen 
  • Tol Kelapa Gading–Pulogebang: 20 persen 
  • Tol Becakayu: 20 persen (dynamic pricing, jam non-sibuk) 

Baca juga: 5 Tempat Wisata Murah di Bandung Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga saat Libur Akhir Tahun

Pulau Sumatera 

  • Tol Bakauheni–Terbanggi Besar: 10 persen 
  • Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayuagung: 20 persen 
  • Tol Kayuagung–Palembang: 10 persen 
  • Tol Indralaya–Prabumulih: 20 persen 
  • Tol Pekanbaru–Dumai: 20 persen 
  • Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar: 20 persen 
  • Tol Medan–Binjai: 10 persen 
  • Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa: 20 persen 
  • Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi: 20 persen 
  • Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat: 20 persen 
  • Tol Indrapura–Kisaran: 20 persen 
  • Tol Sigli–Banda Aceh: 20 persen 

Pulau Sulawesi 

  • Tol Manado–Bitung: 20 persen

Baca berita Tribun Jabar lainnya di GoogleNews.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved