Senin, 20 April 2026

Idul Fitri 2026

Jadwal Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Tentukan 1 Syawal 1447 H

Kementerian Agama (Kemenag) akan segera menggelar sidang isbat untuk menentukan peringatan Hari Raya Idul Fitri 2026.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Tribun Jabar/Nappisah
MENCARI HILAL - Pengamatan hilal 1 Ramadhan 1447 di Observatorium Albiruni Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung dilakukan pada Selasa (17/2/2026) petang. 

TRIBUNJABAR.ID - Kementerian Agama (Kemenag) akan segera menggelar sidang isbat untuk menentukan peringatan Hari Raya Idul Fitri 2026.

Idul Fitri adalah hari raya bagi umat Islam setelah menjalani satu bulan berpuasa saat Ramadhan.

Dalam perhitungan kalender Hijriah, Idul Fitri jatuh setiap tanggal 1 Syawal.

Dilansir dari laman resmi Kemenag, sidang isbat Idul Fitri 1447 H dijadwalkan digelar pada Kamis, 19 Maret 2026 atau bertepatan 29 Ramadhan 1447 H.

Rencananya, sidang isbat akan digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Abu Rokhmad mengatakan, persiapan sidang isbat 1 Syawal 1447 H telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, mencakup aspek substansi maupun dukungan teknis.

"Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik," ujarnya, dikutip dari laman resmi Kemenag, Minggu (1/3/2026).

Ia menyebut, sidang isbat akan melibatkan berbagai unsur, termasuk pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.

Baca juga: 30 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2026, Cocok untuk Kartu Ucapan Parsel Lebaran

"Karena melibatkan representasi yang luas, keputusan sidang isbat memiliki legitimasi keagamaan yang kuat," tegasnya.

Sementara, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat menambahkan, kesiapan teknis saat ini masih terus dimatangkan.

Beberapa persiapan tersebut mencakup pemantauan rukyatul hilal di berbagai titik di Indonesia.

"Dari sisi teknis, kami telah menyiapkan dukungan sarana dan prasarana sidang, sistem pelaporan rukyat, serta koordinasi dengan titik-titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia," tutur Arsad.

"Harapannya, proses sidang dapat berjalan tertib, akurat, dan informatif bagi masyarakat," jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat menunggu pengumuman resmi pemerintah setelah seluruh rangkaian sidang selesai.

Adapun, rangkaian sidang isbat mencakup seminar posisi hilal, verifikasi laporan rukyatul hilal dari berbagai daerah, lalu pelaksanaan sidang isbat.

Setelah prosesi itu selesai, Kemenag kemudian akan mengumumkan penetapan 1 Syawal 1447 H.

Baca juga: Sambut Libur Idul Fitri dan Nyepi, Kepala BPSDM Hukum Ingatkan Disiplin dan Keamanan Kerja

Baca artikel Tribunjabar.id lainnya di Google News.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved