Senin, 4 Mei 2026

Jaga Pasokan Energi Jawa Barat, NR Terima Kargo LNG ke 30 Tahun Ini

Gas hasil regasifikasi ini kemudian disalurkan guna memenuhi kebutuhan energi primer di pembangkit listrik PLN.

Tayang:
Nusantara Regas
Subholding Gas Pertamina, Nusantara Regas (NR) mendukung keandalan energi nasional lewat penerimaan kargo LNG ke 30 pada 2025 di fasilitas FSRU NR 1. Proses ship to ship (STS) LNG transfer berlangsung 6 Oktober lalu, dari kapal LNG prima concord ke FSRU NR 1 dengan volume LNG sebesar 130 ribu m³ yang berasal dari kilang LNG tangguh. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Subholding Gas Pertamina, Nusantara Regas (NR) mendukung keandalan energi nasional lewat penerimaan kargo LNG ke 30 pada 2025 di fasilitas FSRU NR 1. Proses ship to ship (STS) LNG transfer berlangsung 6 Oktober lalu, dari kapal LNG prima concord ke FSRU NR 1 dengan volume LNG sebesar 130 ribu m⊃3; yang berasal dari kilang LNG tangguh.

Gas hasil regasifikasi ini kemudian disalurkan guna memenuhi kebutuhan energi primer di pembangkit listrik PLN, yakni PLTGU Muara Karang, Tanjung Priok, dan Muara Tawar.

"Sepanjang Januari hingga September 2025, NR telah menyalurkan lebih dari 82 juta MMBTU gas, dengan rata-rata distribusi 9,2 juta MMBTU per bulannya atau sekitar 305 BBTUD. Tentu, capaian ini komitmen kami dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi bersih bagi sektor kelistrikan," ujar Direktur Utama NR, Mohd Iskandar Mirza, Jumat (17/10/2025).

Mirza menyebut, keberhasilan operasi ini hasil koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai pemerintah, penyedia LNG sampai offtaker atau pengguna gas.

Lanjutnya, NR terus menjaga pengelolaan aset yang konsisten dan terukur yang tercermin dari kinerja plant availability factor saat ini yang ditargetkan di atas 97 persen pada akhir tahun, dan plant thermal efficiency yang mencapai 98,82 persen.

"Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan. Kami optimis dapat berkontribusi bagi ketahanan energi nasional, sejalan dengan misi transisi menuju energi bersih," ujarnya.

Kemudian, Mirza pun mengungkapkan penerimaan kargo LNG secara berkesinambungan tak hanya memastikan terpenuhinya kebutuhan listrik di Jabar, tapi memperkuat kemandirian energi nasional lewat pengelolaan infrastruktur FSRU NR yang terintegrasi dengan jaringan distribusi dan transmisi gas yang sangat strategis di Jakarta.

"Kami sedang jajaki potensi utilisasi FSRU sebagai hub terminal untuk bisnis LNG retail atau skala kecil dengan afiliasi SH gas sehingga kami ikut ambil peran dalam pemenuhan energi untuk pasar hotel, restoran, kafe, properti, atau perumahan," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved