Wakil Ketua DPRD Jabar Minta Disdik Benahi Infrastruktur Server dan Kesiapan SDM SPMB
Wakil Ketua DPRD Jabar MQ Iswara mendesak Dinas Pendidikan mengevaluasi gangguan server dan mengoptimalkan sosialisasi mekanisme baru PCMB.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Wakil Ketua DPRD Jabar MQ Iswara mendesak Dinas Pendidikan mengevaluasi gangguan server dan mengoptimalkan sosialisasi mekanisme baru PCMB pada SPMB 2026.
- Persoalan teknis ini dibahas dalam rapat bersama Wagub Erwan Setiawan dan Sekda Herman Suryatman guna memperkuat infrastruktur digital serta kesiapan SDM operator.
- Meski demikian, DPRD meminta warga tidak khawatir karena daya tampung sekolah di Jawa Barat masih sangat mencukupi.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara, menyoroti banyaknya keluhan masyarakat dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, termasuk pada tahapan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).
Iswara meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, memperkuat sosialisasi pada PCMB serta kesiapan teknisnya, terutama pada sistem digital yang digunakan dalam proses pendaftaran berbasis daring.
Iswara mengaku sudah rapat bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan dan Sekretaris Daerah, Herman Suryatman, untuk membahas berbagai persoalan teknis dan nonteknis dalam pelaksanaan SPMB.
Menurut Iswara, sejumlah persoalan yang muncul di lapangan sebenarnya dapat diminimalisir, apabila sosialisasi dilakukan lebih awal dan lebih menyeluruh kepada masyarakat.
“Kami berharap, ke depan Disdik bisa melakukan sosialisasi lebih awal. Sistemnya baru, masyarakat juga belum memahami tahapan seperti PCMB yang sebelumnya tidak dikenal,” ujar Iswara, Selasa (9/6/2026).
Masyarakat, kata Iswara, membutuhkan penjelasan yang komprehensif mengenai seluruh tahapan SPMB, termasuk mekanisme baru yang diterapkan dalam sistem penerimaan siswa tahun ini.
Selain itu, DPRD juga meminta Disdik Jabar memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan pengelola sistem agar kendala teknis tidak kembali merugikan masyarakat.
DPRD Jabar juga turut menyoroti gangguan sistem dan server yang dikeluhkan masyarakat, saat proses pendaftaran berlangsung. Menurut Iswara, persoalan tersebut harus menjadi evaluasi serius bagi Disdik Jabar.
Perbaikan tidak cukup hanya pada perangkat teknologi, tetapi juga pada kesiapan operator dan SDM yang mengelola sistem.
“Kami menghimbau kepada Disdik agar server dipersiapkan lebih baik. Tidak hanya peralatannya yang lebih baru dan lebih canggih, tetapi juga SDM-nya harus siap,” ucapnya.
Ketergantungan pada sistem digital dalam SPMB menuntut kesiapan infrastruktur yang lebih matang agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Iswara menambahkan, para orang tua yang saat ini akan mendaftarkan anak-anaknya ke jenjang SMA/SMK tak usah khawatir, karena ketersediaan daya tampung sekolah di Jawa Barat masih mencukupi.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Barat, jumlah lulusan SMP, MTs, dan sederajat tahun ini mencapai 826.996 siswa. Sementara daya tampung SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta mencapai 909.183 kursi atau sekitar 109 persen dari total lulusan.
Dari total tersebut, sekitar 363 ribu kursi berada di sekolah negeri dan 546 ribu kursi di sekolah swasta. Hingga saat ini, sebagian besar peserta didik telah tertampung, sementara sisanya masih dalam proses penempatan.
Untuk Sekolah Manusia Unggulan (Maung) tercatat sekitar 38 ribu pendaftar dengan daya tampung 21.618 kursi.
| Dedi Mulyadi Tantang Warga Laporkan Oknum Jual Beli Kursi SPMB Jabar 2026: "Sok Sebutin!" |
|
|---|
| Tangis Orang Tua Pecah di Disdik Jabar: Sistem Error dan Minim Sosialisasi, SPMB 2026 Bikin Bingung |
|
|---|
| Gubernur Dedi Mulyadi Ungkap Biang Kerok Sengkarut SPMB 2026, Disdik Jabar Disemprot |
|
|---|
| Ronny Hermawan : Jasa Guru Purnabakti Strada akan Selalu Dikenang Sepanjang Masa |
|
|---|
| Server SPMB kembali bermasalah, Aten Munajat: Masyarakat sudah seharusnya dipermudah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRD-Jawa-Barat-MQ-Iswara-saat-diwa.jpg)