Selasa, 2 Juni 2026

Dilepas Israel, Jurnalis Asal Cicalengka Thoudy Badai Video Call Keluarga, Kini Berada di Turki

setelah ditahan empat hari sejak Senin (18/5/2026), Thoudy beserta relawan lainnya akhirnya dilepaskan oleh Zionis Israel, Kamis (21/5/2026)

Tayang:
Penulis: Adi Ramadhan Pratama | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama
DICULIK ZIONIS - Ibunda dari Thoudy Badai Rifan, Hani Hanifa Humanisa (56) sedang menunjukan video call dengan putranya pasca dibebaskan Zionis Israel. Tribun Jabar / Adi Ramadhan Pratama. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kabar terkait pembebasan Thoudy Badai Rifan setelah ditahan oleh Zionis Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, dismbut haru olh keluarganya di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Sebelumnya, Thoudy bersama sejumlah relawan Indonesia berlayar menggunakan Kapal Ozgurluk dari Marmaris, Turki, menuju Gaza sebelum akhirnya di tngah perjalanan, tepatnya di laut internasional mereka dicegat dan akhirnya ditangkap oleh Zionis Israel.

Namun setelah ditahan empat hari sejak Senin (18/5/2026), Thoudy beserta relawan lainnya akhirnya dilepaskan oleh Zionis Israel pada Kamis (21/5/2026).

Hal itu, membuat ibunda dari Thoudy, Hani Hanifa Humanisa (56) merasa lega dan senang.

"Saya dapat kabar itu, malam (21/5). Thoudy video call langsung sekitar pukul 21.30 WIB. Itu saya benar-benar tidak menyangka. Kami (keluarga) bisa yakin bahwa Thoudy selamat karena langsung ngobrol," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Jumat (22/5/2026).

Meskipun demikian, Hani mengungkapakan, dirinya belum sepenuhnya lega.

TAHU RISIKO - Ibunda Thoudy, Hani Hanifa Humanisa (56) saat ditemui dikediamannya di Kampung Pamoyanan, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Selasa (19/5/2026). Hani mengaku tahu risiko pekerjaan anaknya ke Gaza.
TAHU RISIKO - Ibunda Thoudy, Hani Hanifa Humanisa (56) saat ditemui dikediamannya di Kampung Pamoyanan, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Selasa (19/5/2026). Hani mengaku tahu risiko pekerjaan anaknya ke Gaza. (Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama)

Pasalnya, walaupun sdah dapat berkomunikasi dengan Thoudy, putra kesayangannya trsebut masih berada di Istanbul, Turki, sebelum nantinya pulang ke Indonesia.

"Sudah sedikit plong, tapi mungkin baru 85 persen. Jadi dia di Turki kemarin itu menelfon dengan menggunakan nomor staf. karena nomornya nomor Turki, dia bilang pakai HP staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)," katanya.

Dalam percakapan di video call tersebut, Hani mengakui bahwa pembicaraan dengan putranya berlangsung singkat.

Sebab, saat itu, Thoudy yang berada di Turki hanya ingin memastikan kondisi dirinya baik-baik saja kepada keluarga.

"Jadi cuma say hello, menanyakan kabar. Katanya juga sedang antre, jadi HP itu dipakai untuk semua relawan yang ingin menghubungi keluarganya."

"Jadi cuma say hello, nanya kabar, ketawa-ketawa, tidak banyak bicara," ucapnya.(*)

Baca juga: Jurnalis Indonesia Ditangkap Zionis Israel, Ibu Thoudy Badai Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomasi

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved