Rabu, 20 Mei 2026

Waspada Penipuan Titik Dapur MBG, BGN: Pendaftaran Resmi Hanya Lewat Online

BGN menegaskan bahwa pendaftaran titik Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya dilakukan secara online melalui portal resmi.

Tayang:
Istimewa/ dok - SPPG Yayasan Karya Utama Insani Garut Kota untuk Tribun Jabar
MENU MBG - Menu MBG spesial dalam perayaan Hari Ulang Tahun Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke-76. Menu nasi goreng spesial serentak dibuat di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (17/10/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menegaskan bahwa pendaftaran titik Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya dilakukan secara online melalui portal resmi untuk mencegah praktik jual beli lokasi. 
  • Penjelasan ini merespons langkah Polda Jabar yang berhasil mengungkap sindikat penipuan koordinat SPPG dan menetapkan empat orang tersangka. 
  • Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mencatut nama pejabat BGN dan diminta berkoordinasi langsung dengan pemkab/pemkot setempat.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen (Purn) Sony Sonjaya menerangkan tata cara atau mekanisme yang benar untuk bisa menghadirkan lokasi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG (makan bergizi gratis). Pasalnya, marak kasus penipuan titik koordinat SPPG yang tengah ditangani pihak kepolisian.

Sony menyebut, seolah-olah titik dapur MBG ini diperjualbelikan dengan mencatut nama-nama pejabat BGN. Kasus itu pun berhasil diungkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar dengan menetapkan empat orang tersangka, yakni YRN (Yon Ramdan Nuryamin), AY (Anwar Yusuf), AN (Ali Nugraha), dan OSP (Okky Septian Pradana).

"Mudah-mudahan para pelaku yang sudah ditetapkan tersangka yang statusnya masih daftar pencarian orang (DPO) segera dapat tertangkap untuk proses selanjutnya mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya, Selasa (19/5/2026).

Menurut Sony, proses pendaftaran Dapur MBG itu melalui portal mitra.bgn.go.id. Semuanya dilakukan secara online. Tahap pertama yang dilakukan ialah pendaftaran online, kemudian pemeriksaan secara daring.

"Tahap kedua, survei lapangan dengan dicek lagi kelengkapannya. Terakhir, sebelum penentuan kelayakan, dilakukan survei lapangan lagi. Jadi, sebenarnya tak ada kesempatan untuk memperjualbelikan titik (dapur MBG)," katanya 

Dia juga menyadari, banyak pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan mengatasnamakan saudara, keponakan, maupun relasi para pejabat BGN, terutama Sony Sonjaya.

"Kasus penipuan dengan mencatut nama saya ini, yang saya tahu ada yang ditangani di Polresta Barelang dengan tahap proses penyidikan terkait enam titik usulan yang diperjualbelikan oleh yayasan. Lalu, ada di Polres Lombok Timur satu kasus yang sedang ditangani. Jadi, sebenarnya bukan hanya saya, tapi para pejabat BGN lain namanya dicatut. Memang ini modus yang paling laku digunakan para pelaku tindak pidana," katanya

Sony mengimbau ke masyarakat untuk waspada terhadap oknum-oknum yang bergentayangan untuk melakukan penipuan.

"Apabila memang mau mengajukan titik (dapur MBG), silakan hubungi pimpinan atau kepala daerah di tingkat kabupaten/kota. Karena, saat ini sisa-sisa titik lokasi yang masih kurang akan kami verifikasi berdasarkan surat usulan pemkab/pemkot, utamanya titik-titik di lokasi daerah terpencil," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved