Senin, 27 April 2026

Pria di Cipatat Bandung Nekat Panjat Tower Gara-gara Dipecat, Evakuasi Berlangsung 2 Jam

Aksi nekat HM (32) memanjat tower di Cipatat KBB viral. Diduga depresi usai ditolak bekerja kembali pasca kecelakaan kerja. Simak kronologi

Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/rahmat kurniawan
SELAMATKAN HM - Aksi nekat HM (32) memanjat tower di Cipatat KBB viral. Diduga depresi usai ditolak bekerja kembali pasca kecelakaan kerja. Simak kronologi evakuasinya. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dibuat geger oleh aksi nekat seorang pria berinisial HM (32) pada Sabtu (25/4/2026) malam.

HM nekat memanjat tower telekomunikasi setinggi puluhan meter, memicu kegaduhan di tengah pemukiman warga.

Pihak kepolisian segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan darurat terkait aksi percobaan yang membahayakan nyawa tersebut.

Evakuasi 2 Jam yang Menegangkan

Proses evakuasi HM berlangsung sangat dramatis.

Petugas gabungan dan warga yang berada di lokasi sempat kewalahan karena bujukan mereka tidak digubris oleh pelaku yang sudah berada di ketinggian.

Baca juga: Ini Tampang Sopir Travel yang Ugal-ugalan di Tol Padaleunyi, Kini Ditilang dan Terancam Dipecat

"Kami terima laporannya itu sekitar pukul 20.15 WIB. Proses evakuasinya berlangsung sekitar dua jam," ujar Kanit Lantas Polsek Cipatat, Ipda Yusup Gustiana, saat dikonfirmasi Tribun Jabar, Minggu (26/4/2026).

Setelah situasi sempat buntu, HM akhirnya luluh dan bersedia turun setelah adik kandungnya datang ke lokasi untuk membujuknya secara langsung.

Petugas gabungan kemudian membantu menurunkan HM dengan peralatan keselamatan lengkap.

Diduga Depresi Akibat Kehilangan Pekerjaan

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi nekat HM diduga kuat dipicu oleh depresi berat.

HM merasa terpukul setelah kehilangan pekerjaannya pasca mengalami kecelakaan kerja.

Ironisnya, HM sempat menjalani masa pemulihan dan berharap bisa kembali bekerja.

Namun, pihak perusahaan tempatnya bekerja di Bandung justru menolak menerimanya kembali.

"Informasinya sebelumnya kecelakaan kerja di Bandung. Setelah sembuh, awalnya mau kerja lagi tapi ternyata tidak diperbolehkan oleh tempat kerjanya," ungkap Ipda Yusup.

Kondisi Pelaku Kini Membaik

Usai berhasil dievakuasi dari ketinggian, HM langsung mendapatkan penanganan medis dan pendampingan.

Pihak kepolisian memastikan saat ini kondisi fisik HM sudah stabil.

"Alhamdulillah pria tersebut bisa dievakuasi oleh petugas gabungan. Sekarang kondisinya sudah membaik," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved