Senin, 20 April 2026

Panen Anggur ke-2 Wakaf Salman Berbuah Manfaat untuk Guru PAUD

Green House Anggur Wakaf Produktif milik Wakaf Salman kembali melakukan panen pada di Ciburial,

Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok Wakaf Salman
PANEN ANGGUR - Green House Anggur Wakaf Produktif milik Wakaf Salman kembali melakukan panen di Ciburial, Kabupaten Bandung. 
Ringkasan Berita:
  • Green House Anggur Wakaf Produktif milik Wakaf Salman kembali melakukan panen 
  • Keuntungan dari hasil panen ini dialokasikan untuk mendukung kesejahteraan guru PAUD 
  • Jenis anggur yang dipanen adalah jupiter dan dibanderol dengan harga Rp100.000 per 500 gram

TRIBUNJABAR.ID, KABUPATEN BANDUNG - Green House Anggur Wakaf Produktif milik Wakaf Salman kembali melakukan panen pada hari Minggu (29/3/26), di Ciburial, Kabupaten Bandung. Memasuki masa panen kedua, hasil kebun anggur wakaf menunjukkan perkembangan yang signifikan dari sisi kualitas.

Hal ini mencerminkan pengelolaan yang berkelanjutan dan terencana, serta komitmen untuk terus mengoptimalkan aset wakaf agar memberikan dampak lebih luas.

“Dari segi kualitas, tentu buah anggur yang dipanen kali ini ada peningkatan. Hal ini berkat kerja sama pengelolaan antara divisi aset wakaf produktif dan tim petani di green house” ujar Hari Utomo, selaku Direktur Wakaf Salman.

Keuntungan dari hasil panen ini dialokasikan untuk mendukung kesejahteraan guru PAUD di Komplek Pendidikan Khairina, Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Oleh karena itu, program wakaf produktif ini berkesinambungan pula dengan program wakaf pendidikan dari segi penyebaran manfaatnya.

“Pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam adalah hal utama. Tapi kita lihat masih banyak guru-guru PAUD yang belum sejahtera. Padahal peran mereka sangat vital dalam melahirkan generasi Islam penerus bangsa” tambah Hari.

Menurut Hari, itulah alasan kuat mengapa keuntungan dari hasil panen di aset wakaf produktif ini akan sepenuhnya disalurkan untuk para tenaga pendidik.

Pada panen kali ini, jenis anggur yang dipetik adalah jupiter dan dibanderol dengan harga Rp100.000 per 500 gram, dengan merek dagang Wakafresh.

Harga tersebut sudah termasuk dengan paket sedekah jariyah atau wakaf sehingga para pembeli tak hanya bisa menikmati anggur, tapi juga beramal dan berinvestasi akhirat.

Ke depan, program ini diharapkan terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam gerakan wakaf produktif.

Sebab, setiap kontribusi yang diberikan lewat program ini merupakan ikhtiar membangun ekosistem sosial yang lebih kuat dan berdaya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved