KDM Murka Pergoki Jukir Liar di Perbatasan Subang-Bandung, Dedi Mulyadi: Stop atau Anda Ditangkap
Temuan Gubernur: Dedi Mulyadi (KDM) mendapati praktik parkir liar di fasilitas publik Pemprov Jabar wilayah perbatasan Subang-Bandung Barat.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ravianto
Ringkasan Berita:
- Temuan Gubernur: Dedi Mulyadi (KDM) mendapati praktik parkir liar di fasilitas publik Pemprov Jabar wilayah perbatasan Subang-Bandung Barat.
- Ultimatum Tegas: Melalui media sosial, KDM memberikan peringatan terakhir kepada jukir liar untuk berhenti atau ditangkap.
- Gerak Cepat Satpol PP: Kasatpol PP Jabar Tulus Arfian langsung mengerahkan personel gabungan dari Subang dan KBB untuk sterilisasi lokasi.
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Respon cepat ditunjukkan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah Gubernur Dedi Mulyadi memergoki praktik parkir liar di fasilitas publik milik Pemprov Jabar, tepatnya di jalur perbatasan Subang-Bandung Barat.
Melalui peringatan keras di media sosialnya, pria yang akrab disapa KDM ini menegaskan tidak akan menoleransi oknum juru parkir (jukir) dadakan yang mengambil keuntungan pribadi di atas fasilitas yang dibangun negara.
Peringatan Keras KDM: "Anda Bisa Ditangkap!"
Dedi Mulyadi menyoroti maraknya oknum yang tiba-tiba muncul menarik uang parkir tanpa dasar hukum yang jelas.
Menurutnya, tindakan tersebut mencederai tujuan pembangunan fasilitas umum yang seharusnya dinikmati masyarakat secara gratis, tertib, dan aman.
"Saya ingatkan ya bagi mereka yang mencoba menjadi tukang parkir dadakan, tukang parkir liar dengan memanfaatkan fasilitas yang dibangun oleh Pemprov untuk mengambil keuntungan sendiri, mohon dihentikan," tegas Dedi melalui akun Instagram resminya, Senin (23/3/2026).
KDM memastikan peringatan ini bukan sekadar imbauan biasa.
"Jika masih ditemukan pelanggaran, aparat akan langsung turun tangan. Kalau sudah diingatkan dan masih dilakukan, maka akan ditindak tegas, anda bisa ditangkap," cetusnya.
Satpol PP Jabar Kepung Lokasi Perbatasan
Menindaklanjuti temuan Gubernur, Kasatpol PP Jabar, Tulus Arfian, menyatakan pihaknya langsung menerjunkan personel ke titik perbatasan Subang dan Bandung Barat tersebut.
"Kami langsung melakukan sosialisasi dan patroli dengan melibatkan Satpol PP Subang dan Bandung Barat," ujar Tulus saat dihubungi Tribun Jabar.
Tulus menambahkan, penanganan jukir liar ini dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan Dinas Perhubungan hingga unsur kewilayahan setempat.
"Langkah kami akan terukur, mulai dari tindakan persuasif dan sosialisasi, hingga tindakan tegas sesuai prosedur (SOP) jika imbauan ini tetap tidak diindahkan," pungkasnya.(*)
| Dedi Mulyadi Pastikan Pembongkaran di Puncak Disertai Kompensasi, Warga Pun Dicarikan Kontrakan |
|
|---|
| Pemalakan Mobil Pelat B di Dago Viral, Dedi Mulyadi Sentil Preman di Jabar: Tak Segan Proses Hukum |
|
|---|
| Lanjutkan Instruksi Dedi Mulyadi, DLH Segera Angkut Ribuan Ton Sampah dari 4 TPS di Kota Bandung |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Tegas Soal Premanisme di Bandung: Cari Rezeki Halal, Jangan Lakukan Pemalakan! |
|
|---|
| Diserang Video Viral Warga Kaltim dan Pangandaran, Dedi Mulyadi Ogah Marah Malah Kirim Bantuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tugu-perbatasan-subang-bandung-barat-yang-viral.jpg)