Senin, 1 Juni 2026

Gass Mudik Tribun Jabar 2026

Stasiun Bandung dan Kiaracondong Jadi Titik Tersibuk di Masa Mudik, Face Recognition Bantu Boarding

KAI Daop 2 Bandung mencatat sebanyak 113.657 pemudik telah diberangkatkan, dengan Stasiun Bandung dan Kiaracondong menjadi titik tersibuk.

Tayang:
tribunjabar.id / Muhamad Syarif Abdussalam
ILUSTRASI KERETA API - Suasana kedatangan kereta api di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung. 
Ringkasan Berita:
  • Hingga Selasa (17/3/2026), KAI Daop 2 Bandung mencatat sebanyak 113.657 pemudik telah diberangkatkan, dengan Stasiun Bandung dan Kiaracondong menjadi titik tersibuk. 
  • Penjualan tiket mencapai 280.468 unit atau setara dengan okupansi 81,1 persen. 
  • Selain menyiapkan sarana andal berupa 31 lokomotif dan fasilitas face recognition, KAI Daop 2 juga menyiagakan 55 titik pantauan khusus guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan gangguan jalur selama masa angkutan Lebaran 2026.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT KAI Daop 2 Bandung mencatat ada sebanyak 30.756 pemudik yang berangkat dari Stasiun Kiaracondong sejak 11 Maret sampai dengan Selasa (17/3/2026). Jumlah ini terbanyak kedua setelah Stasiun Bandung yang jumlah kumulatifnya sejak 11 Maret sampai hari ini berjumlah 34.766 pemudik.

Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa penumpang yang berangkat hari ini dari Stasiun Bandung berjumlah 5.466 orang dan dari Stasiun Kiaracondong berjumlah 5.174 orang.

"Total hari ini saja dari seluruh stasiun di Daop 2 Bandung berjumlah 16.630 orang, atau jumlah kumulatif (11-17 Maret) dari seluruh stasiun di Daop 2 Bandung berjumlah 113.657 orang," ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/2026).

Dari segi penjualan tiket, lanjut Kuswardojo, kumulatif per hari ini selama 11 Maret sampai 1 April 2026 sebanyak 280.468 tiket telah terjual, dengan okupansi mencapai 81,1 persen dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan.

"Dari sisi layanan stasiun, di wilayah KAI Daop 2 Bandung terdapat 54 stasiun yang melayani perjalanan kereta api pada periode angkutan Lebaran 2026. Lalu, layanan pembatalan tiket tersedia di lima stasiun. Fasilitas pelayanan juga dilengkapi layanan face recognition di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong untuk mempermudah proses boarding pelanggan," katanya.

Dalam mendukung operasional perjalanan kereta api selama angkutan Lebaran, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan sarana yang andal, terdiri dari 31 lokomotif, 241 kereta, serta 4 trainset KRDE. Seluruh sarana tersebut telah melalui proses pemeriksaan dan perawatan guna memastikan kesiapan operasional.

"Kami juga melakukan berbagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem. Ada 55 titik daerah pantauan khusus yang terdiri dari lokasi tanah labil atau amblesan, rawan longsor, rawan banjir, dan titik jembatan rawan," katanya.

Salah seorang pemudik asal Cilacap, Widiyanto, mengaku baru lima bulan bekerja di Bandung. Dia pun merasa senang bisa merasakan mudik pertamanya dengan berangkat dari Stasiun Kiaracondong.

"Iya saya mau mudik ke Cilacap dengan waktu keberangkatan pukul 11.00 WIB. Ini mudik pertama saya karena baru lima bulan bekerja di Bandung," katanya.

Senada dengannya, Iwan, warga asal Purworejo, hendak mudik ke kampung halamannya bersama istri dan anaknya.

"Tadi berangkat dari Terminal Leuwipanjang dan naik ojek online ke sini untuk berangkat pukul 11.00 WIB," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved