Rabu, 29 April 2026

Gass Mudik Tribun Jabar 2026

Jabar Siaga Mudik 2026! DBMPR Siapkan 24 Jalur Alternatif dan Tim Bima Sakti Amankan Arus Mudik

Sambut Lebaran 2026, DBMPR Jawa Barat siagakan 65 posko, 19 unit tanggap darurat dan tim URC Bima Sakti pastikan kelancaran jalur mudik.

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
SAMBUT MUDIK - Jalur mudik menjelang Idulfitri di Jalan Nasional Sukabumi - Cianjur, Jawa Barat, mengalami kerusakan dan berlubang di beberapa titik. Foto diambil Rabu (19/3/2025). Sambut Lebaran 2026, DBMPR Jawa Barat siagakan 65 posko, 19 unit tanggap darurat, dan tim URC Bima Sakti guna pastikan kelancaran jalur mudik serta wisata. 
Ringkasan Berita:
  • Pemetaan Jalur: DBMPR Jabar siapkan 24 ruas jalan jalur alternatif dan 20 ruas jalan jalur wisata untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
  • Posko Siaga: Sebanyak 65 posko siaga didirikan di sepanjang jalan provinsi.
  • Unit Tanggap Darurat: Disiagakan 19 titik Disaster Response Unit (DRU) untuk penanganan cepat jika terjadi bencana atau kerusakan jalan.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Langkah itu mulai dari siapkan jalur alternatif, posko siaga hingga unit tanggap darurat di sejumlah titik ruas jalan Provinsi.

Kepala DBMPR Jawa Barat, Agung Wahyudi, mengatakan pihaknya telah memetakan jalur alternatif dan jalur wisata yang dapat digunakan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.

“Terdapat 24 link ruas jalan jalur alternatif dan 20 link ruas jalan jalur wisata,” ujar Agung, Senin (9/3/2026).

Selain menyiapkan jalur alternatif, DBMPR Jawa Barat juga mendirikan puluhan posko siaga di sepanjang ruas jalan provinsi guna memastikan penanganan cepat jika terjadi kendala di lapangan.

Menurut Agung, sedikitnya terdapat 65 posko siaga yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat untuk memantau kondisi jalan sekaligus memberikan respons cepat jika terjadi gangguan infrastruktur.

Baca juga: Panduan Mudik Lebaran 2026: Tips Aman Perjalanan Jauh dengan Motor 4 Tak dan 2 Tak

“Kami menyiapkan 65 posko siaga sebagai pusat koordinasi pemantauan kondisi jalan selama arus mudik dan balik Lebaran,” katanya.

DBMPR Jabar juga menyiagakan 19 titik Disaster Response Unit (DRU) atau Unit Tanggap Darurat untuk mempercepat penanganan jika terjadi kerusakan jalan, bencana, maupun gangguan lain yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.

“19 lokasi DRU kami siapkan untuk mendukung penanganan cepat di lapangan," ucapnya.

GENTONG BELUM PADAT - H-3 mudik lebaran, kondisi jalur gentong, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya belum nampak kepadatan lalu lintas. Padahal hari ini puncak arus mudik bakal terjadi, Jumat (28/3/2025).
GENTONG BELUM PADAT - H-3 mudik lebaran, kondisi jalur gentong, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya belum nampak kepadatan lalu lintas. Padahal hari ini puncak arus mudik bakal terjadi, Jumat (28/3/2025). (TribunPriangan.com/Jaenal Abidin)

Selain itu, pihaknya juga menurunkan tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bima Sakti yang bertugas mengantisipasi berbagai potensi gangguan di ruas jalan provinsi.

Tim tersebut akan difokuskan pada wilayah perkotaan, titik lalu lintas padat, daerah rawan kecelakaan, serta kawasan yang berpotensi terdampak bencana.

“Kami menurunkan tim URC Bima Sakti untuk mengantisipasi kerusakan jalan di kawasan perkotaan, jalur dengan lalu lintas padat, daerah rawan kecelakaan hingga wilayah rawan bencana. Tim ini juga akan menindaklanjuti laporan masyarakat yang bersifat mendesak,” ucapnya.

Agung menambahkan, seluruh langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi jalan Provinsi di Jawa Barat tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved