Ramadhan 2026
Penukaran Uang Baru di GOR Saparua: Warga Bandung Rela "War" Daring demi Bagi-bagi THR
Warga Bandung menyerbu layanan penukaran uang baru di GOR Saparua setelah melewati proses "war" daring di aplikasi PINTAR.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Warga Bandung menyerbu layanan penukaran uang baru di GOR Saparua setelah melewati proses "war" daring di aplikasi PINTAR.
- Meski pendaftaran sulit akibat lonjakan trafik web, warga menilai sistem jadwal lebih efektif mencegah kerumunan.
- BI Jawa Barat sendiri menyiapkan Rp16,7 triliun uang kartal di 359 titik layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Suasana GOR Saparua sejak pagi dipadati warga yang ingin menukarkan uang baru untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri. Meski antrean terlihat panjang, suasana terlihat tertib. Warga datang sesuai jadwal yang sudah mereka “rebutkan” sebelumnya melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia.
Tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) membuat uang pecahan baru selalu diburu setiap tahun. Namun kini, perjuangan tak lagi sekadar berdiri lama di antrean fisik, melainkan lebih dulu “war” secara daring demi mendapatkan slot penukaran.
Teni Anggraeni, warga Banjaran, menceritakan pengalamannya saat berburu jadwal penukaran pada batch pertama yang dibuka 13 Februari lalu.
“War nya terlalu susah, rebutan jadi pakai link, untung kebagian,” kata Teni saat ditemui di sela antrean, Rabu (25/2/2026).
Menariknya, Teni dan suaminya sama-sama mendapatkan kuota, tetapi di lokasi berbeda. “Saya kebagian di Gor Saparua, kalau suami beda jadwal dan lokasi kebagian di Masjid Al-Jabbar,” kata Teni.
Teni mengakui tahun ini sistem terasa lebih lancar dibandingkan sebelumnya. “Kalau tahun ini lancar, kecuali tahun kemarin. Tahun kemarin banyak error-nya. Kalau tahun sekarang alhamdulillah lancar langsung,” ucapnya.
Menurutnya, sistem berbasis jadwal cukup efektif, terlebih di bulan puasa.
“Kalau untuk efektif, efektif sih soalnya kan kita juga lebih terjadwal, nggak harus berdesak-desakan juga. Biasanya kan kalau ke bank kita rebutan, kalau bahasa kasarnya banyak orang dalamnya. Kalau sekarang ke sini mah lebih tertata,” kata dia.
Hal serupa diungkapkan Egy, warga Cimahi. Ia mengaku harus bersabar saat pendaftaran daring dibuka.
“Untuk awal-awal sulit, karena harus menunggu beberapa waktu, bahkan hitungan jam. Saya sempat masuk, kemudian error, kemudian masuk lagi, tapi alhamdulillah dapat pemberitahuan,” ujarnya.
Egy berencana menukar Rp4.300.000 untuk kebutuhan lebaran. “Untuk kebutuhan lebaran, iya benar sekali. Untuk dibagikan saat lebaran, untuk berbagi kepada keponakan, kepada keluarga juga,” kata Egy.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur, menyampaikan bahwa kebutuhan uang Rupiah untuk periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 di Jawa Barat mencapai Rp16,7 triliun.
“Rinciannya Rp10,29 triliun untuk BI Jawa Barat, Rp2,55 triliun untuk BI Tasikmalaya, dan Rp3,89 triliun untuk BI Cirebon. Alokasi ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai bentuk komitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi hari raya dengan tenang dan nyaman,” ujarnya.
Untuk mendekatkan layanan, Bank Indonesia bersama perbankan menyediakan 359 titik layanan penukaran di 27 kabupaten/kota. Seluruh pemesanan dilakukan melalui aplikasi PINTAR guna memastikan proses yang tertib dan transparan. (*)
| Cerita Ramadhan di Kabupaten Bandung, Saat Kepedulian Sosial Dihidupkan GMPI Lewat Berbagi |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Hari Ini 30 Ramadhan, Jumat 20 Maret 2026 di Kota Bandung dan Sekitarnya |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah 30 Ramadhan, Jumat 20 Maret 2026 di Kota Bandung dan Sekitarnya |
|
|---|
| RESMI! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026 |
|
|---|
| Hilal di Bawah Ambang Batas MABIMS, BHRD Cirebon Prediksi Ramadan Genap 30 Hari, Fix Lebaran Sabtu? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Warga-Bandung-menyerbu-layanan.jpg)