Gempa Cimahi
Sesar Lembang Bergeliat! Gempa M 3,0 Guncang Cimahi Ternyata Berasal dari Segmen Batu Lonceng
Sesar Lembang kembali aktif! BMKG konfirmasi gempa M 3,0 di timur Cimahi berasal dari Segmen Batu Lonceng. Simak analisis titik episenternya
Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aktivitas patahan aktif paling diwaspadai di Jawa Barat, Sesar Lembang, kembali menunjukkan pergerakannya.
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,0 dilaporkan mengguncang wilayah timur Kota Cimahi dan sekitarnya pada Jumat (6/2/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa pemicu getaran ini berasal dari ujung timur jalur sesar yang membentang sepanjang 29 kilometer tersebut.
Guncangan dari Ujung Timur Jalur Sesar
Koordinator Data dan Informasi Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Virga Librian, mengungkapkan bahwa sumber gempa terdeteksi berada di wilayah Segmen Batu Lonceng, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
"Betul, (sumber gempa) berasal dari aktivitas Sesar Lembang. Letaknya berada di ujung timur sesar, tepatnya di section atau Segmen Batu Lonceng," ujar Virga saat dikonfirmasi, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa M 3,0 Guncang Timur Cimahi Siang Ini, Getaran sampai Jatinangor dan Cileunyi
Jarak Episenter 1,8 Kilometer dari Garis Sesar
Meskipun dipicu oleh patahan Lembang, Virga menjelaskan bahwa titik pusat gempa (episenter) tidak berada tepat di atas garis peta sesar, melainkan bergeser tipis ke arah selatan.
"Kalau dari lokasi episenter yang terpetakan, posisinya kurang lebih 1,8 kilometer di Selatan garis Sesar Lembang," jelasnya.
Sebagai informasi, Sesar Lembang merupakan patahan aktif yang terbagi menjadi enam segmen utama, yakni:
- Segmen Cimeta
- Segmen Cipogor
- Segmen Cihideung
- Segmen Gunung Batu
- Segmen Cikapundung
- Segmen Batu Lonceng (Lokasi gempa hari ini)
BMKG: Warga Diimbau Tetap Tenang
Hingga saat ini, BMKG terus melakukan pemantauan ketat untuk mendeteksi kemungkinan adanya aktivitas gempa susulan.
Virga mengimbau warga, khususnya di wilayah Cimahi, Lembang, dan Bandung Raya, untuk tidak menelan informasi hoaks yang kerap beredar setelah terjadi aktivitas Sesar Lembang.
"Masyarakat diimbau tidak khawatir berlebihan namun tetap waspada."
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal media sosial resmi atau situs resmi kami," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tebing-keraton-merasakan-kesejukan-bandung-dan-memandang-sesar-lembang-dari-tepi-jurang.jpg)