Punya Panjang 500 Meter, Underpass Gatot Subroto Cimahi Akan Dilengkapi Jalan Frontage
Selain panjang 500 meter, underpass di Jalan Gatot Subroto Kota Cimahi memiliki lebar 9 meter. Kemudian, ada akses jalan samping.
Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Cimahi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera memulai pembangunan Underpass Jalan Gatot Subroto pada Maret 2026.
- Proyek senilai Rp100 miliar ini akan memiliki panjang sekitar 500 meter dan lebar 9 meter, lengkap dengan jalan frontage di kedua sisinya.
- Seluruh pihak terkait termasuk instansi TNI dan PT KAI telah memberikan kesepakatan prinsip, sehingga pengerjaan fisik dapat dimulai tepat waktu dengan target selesai pada Desember 2026.
Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Underpass di Jalan Gatot Subroto Kota Cimahi akan memiliki panjang sekitar 500 meter. Underpass kedua di Cimahi itu akan mulai dibangun pada bulan Maret 2026.
"Panjangnya (Underpass jalan Gatot Subroto) sekitar 500 meter," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi Wilman Sugiansyah, Rabu (21/1/2026).
Selain panjang 500 meter, underpass di Jalan Gatot Subroto Kota Cimahi memiliki lebar 9 meter. Kemudian, ada akses jalan samping atau frontage di sisi kiri maupun kanan dari underpass.
"Lebar underpass 9 meter, di tambah di sisi kiri dan kanan ada jalan frontage masing-masing lebar 4,75 meter," ujarnya.
Panjang underpass Gatot Subroto tidak jauh berbeda dengan underpass di Jalan Sriwijaya atau kerap disebut Underpass Ir Soekarno yang memiliki panjang total 600 meter.
Underpass Ir. Soekarno menelan dana Rp 84,33 miliar sedangkan underpass Jalan Gatot Subroto menggunakan dana Rp100 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Maria Fitriana mengatakan, pembangunan Underpass di Jalan Gatot Subroto akan dimulai awal bulan Maret 2026.
Pengerjaan proyek yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat dengan nilai Rp100 miliar itu ditargetkan rampung di pada bulan Desember 2026.
"Pelaksanaanya awal Maret (2026) mudah-mudahan 1 Maret sudah mulai. Pemprov targetnya satu tahun ini selesai, sekitar 10 bulan, sekitar Desember sudah selesai," kata Maria, Selasa (20/1/2026).
Maria mengungkapkan, Pemkot Cimahi melakukan rapat koordinasi lanjutan terkait pembanguan Underpass Gatot Subroto di kantor Kodim 0609/Cimahi, Senin (19/1/2026).
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh pihak terkait meliputi, PT KAI, Pussenarmed, Kodiklat TNI, Asisten Logistik Mabes TNI, Asisten Logistik KSAD, Asisten Logistik Panglima TNI, KPKNL Bandung, dan perwakilan dari Provinsi Jawa Barat.
Dalam forum tersebut, masing-masing pihak telah sepakat dan menyetujui rencana pembangunan Underpass Gatot Subroto.
"Kemarin sudah disepakati oleh yang hadir, bisa berjalan paralel, semua menandatangani, sepakat untuk pemanfaatan lahan dari instansi terkait untuk pembangunan underpass, itu semua bisa berjalan di bulan Maret, secara administratif kita akan selesaikan secara linear, kalaupun secara administratif belum selesai di bulan Maret, mereka sudah bisa jalan. Secara prinsip mereka sudah menyetujui tinggal administrasinya saja," ungkapnya.
| Total Panjang Jalan dan Jembatan di Jawa Barat Dibangun Dedi Mulyadi Sepanjang Tahun 2025 |
|
|---|
| Cek Rute Alternatif di Cimahi: Proyek Underpass Gatot Subroto Rp100 M Dimulai, Flyver Gatsu Dilanjut |
|
|---|
| Rp100 Miliar Digelontorkan untuk Underpass, Jalan Gatot Subroto Cimahi Bakal Bebas Macet Akhir 2026 |
|
|---|
| Pembangunan Flyover Baru di Cimahi Kembali Berlanjut, Sempat Terhenti karena Urusan Pembebasan Lahan |
|
|---|
| Pembangunan Underpass Gatot Subroto Diperkirakan 10 Bulan, Dishub Cimahi Bakal Rekayasa Lalu Lintas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/lokasi-underpass-gatsu-cimahi.jpg)