Selasa, 19 Mei 2026

Usai Pembatalan Pemberangkatan Kereta Api, Penumpang Ajukan Refund Tiket

Calon penumpang memenuhi area ticket counter di Stasiun Bandung mengantre pengembalian tiket setelah menerima kabar pembatalan KA

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Nappisah
PEMBATALAN TIKET KA - Calon penumpang memenuhi area ticket counter di Stasiun Bandung mengantre pengembalian tiket setelah menerima kabar pembatalan sejumlah perjalanan kereta api. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Calon penumpang memenuhi area ticket counter di Stasiun Bandung mengantre pengembalian tiket setelah menerima kabar pembatalan sejumlah perjalanan kereta api.

Dari pantauan Tribunjabar.id, usai antrean berakhir, kawasan tersebut tampak lenggang.

Rizki, calon penumpang asal Tasikmalaya, mengaku baru mengetahui kereta yang akan ditumpanginya dibatalkan sekitar dua jam sebelum jadwal keberangkatan.

Ia sedianya akan menaiki KA Parahyangan relasi Bandung–Gambir yang dijadwalkan berangkat pukul 13.05 WIB.

Informasi pembatalan itu ia peroleh dari media sosial.

“Saya tahu dari sosial media, salah satunya kereta yang akan saya naiki. Setelah itu langsung buru-buru ke stasiun untuk refund tiket, karena harus cari alternatif naik travel,” ujarnya, kepada Tribunjabar.id. Senin (18/1/2026).

Menurut Rizki, pembatalan ini cukup merepotkan bagi penumpang yang memiliki keperluan mendesak. Meski begitu, ia menilai informasi dari KAI masih disampaikan dengan jeda waktu yang cukup.

 “Kalau yang santai mungkin bisa ganti moda lain. Tapi buat yang buru-buru jelas menghambat. Untungnya info dari KAI tidak mepet jadi masih bisa cari alternatif,” katanya.
Hal serupa dirasakan Lidia, calon penumpang yang hendak kembali ke Bekasi usai menghadiri acara keluarga di Bandung.

Ia menyebut pembatalan keberangkatan disebabkan gangguan akibat banjir.

“Katanya karena ada halangan banjir, jadi gagal berangkat. Saya dari Bandung ke Bekasi mau pulang,” ucapnya.

Lidia juga memastikan dana tiket akan dikembalikan ke rekeningnya.

 “Uangnya dikembalikan 1x24 jam ke rekening yang terdaftar di aplikasi KAI,” katanya.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.

Diketahui, jalur rel di wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta yang sebelumnya terdampak genangan air kini berangsur pulih dan sudah dapat kembali dilalui kereta api setelah sebelumnya terendam banjir.

Ia mengatakan, meski kondisi jalur mulai pulih, KAI Daop 2 Bandung tetap melakukan normalisasi operasional dan penataan rangkaian secara bertahap.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan, keandalan operasional, serta pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Dalam proses normalisasi tersebut, KAI Daop 2 Bandung membatalkan tiga perjalanan kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung pada Senin, 19 Januari 2026.

Kereta yang dibatalkan yakni KA Papandayan relasi Garut–Gambir, KA Ciremai relasi Bandung–Cikampek–Semarang Tawang, serta KA Parahyangan relasi Bandung–Gambir.

Pihaknya memastikan seluruh penumpang terdampak berhak mendapatkan pengembalian bea tiket 100 persen di luar biaya pemesanan.

Adapun proses pembatalan dan pengembalian tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun, layanan daring, Contact Center KAI 121, maupun aplikasi Access by KAI, dengan batas waktu pengajuan hingga tujuh hari sejak jadwal keberangkatan awal. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved