Rabu, 20 Mei 2026

Sekda Bandung Barat Jamin Tak Ada Pembongkaran Paksa di SMP Negeri 1 Sindangkerta

Ade Zakir menjamin tidak ada pembongkaran paksa terhadap bangunan SMP Negeri 1 Sindangkerta.

Tayang:
Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan
PEMBONGKARAN - Foto arsip Sekda Bandung Barat, Ade Zakir Hasim. Ade Zakir, menjamin tidak ada pembongkaran paksa terhadap bangunan SMP Negeri 1 Sindangkerta. 
Ringkasan Berita:
  • Ade Zakir menjamin tidak ada pembongkaran paksa terhadap bangunan SMP Negeri 1 Sindangkerta
  • Sekolah tersebut santer dikabarkan akan dirobohkan demi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
  • Wacana pembongkaran SMP Negeri 1 Sindangkerta telah didiskusikan secara komprehensif dengan pihak desa maupun sekolah 

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ade Zakir, menjamin tidak ada pembongkaran paksa terhadap bangunan SMP Negeri 1 Sindangkerta.

Sekolah tersebut santer dikabarkan akan dirobohkan demi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

"Kami bersepakat, fungsi pendidikan ini tidak boleh hilang, sebelum nanti ada pengganti. Jadi tidak akan dibongkar sebelum ada pengganti," kata Ade Zakir, Rabu (14/1/2026).

Ade Zakir mengungkapkan, perkara wacana pembongkaran SMP Negeri 1 Sindangkerta telah didiskusikan secara komprehensif dengan pihak desa maupun sekolah. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah bangunan sekolah terkonfirmasi berdiri di atas tanah yang menjadi aset pemerintah desa.

"Memang kita akui, yang depan itu memang tanah carik, tidak hanya yang ditempati oleh SMP, ada GOR juga ada SD," ungkapnya.

Baca juga: Sekda Jabar Minta Mahasiswa Fokus Pada Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

Ade Zakir juga mengkonfirmasi jika wacana pembongkaran itu terkait dengan rencana Pemdes Sindangkerta yang akan membangun koperasi. Setelah dilakukan diskusi bersama, semua sepakat tidak akan ada pembongkaran paksa.

"Kami bersepakat, kepala sekolah, kepala desa, dan semua yang hadir, bahwa kita sangat ingin membantu percepatan koperasi merah putih, dan semua sepakat fungsi pendidikan harus tetap berjalan, jangan sampai hilang, karena ada beberapa ruang kelas, ruang guru dan beberapa fasilitas yang terdampak," ujarnya.

Ade Zakir telah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mencari solusi dalam perkara tersebut. Salah satu opsi yang digulirkan adalah, melakukan pembangunan untuk menambah fasilitas atau ruang baru di SMP Negeri 1 Sindangkerta.

"Saya sudah instruksikan Kadisdik, agar fungsi-fungsi yang nanti hilang harus kita bangun dulu, opsinya peningkatan, ada kemarin ada yang memungkinkan untuk 2 atau 3 lantai," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved