Kamis, 7 Mei 2026

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Pria di Bantaran Sungai Rancaekek Bandung

Polisi telah menangkap terduga pembunuh seorang pria di bantaran Sungai Cimande, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Tayang:
Penulis: Adi Ramadhan Pratama | Editor: Giri
Polresta Bandung
OLAH TKP - Polisi saat melakukan olah TKP penemuan mayat di bantaran Sungai Cimande, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Polisi telah menangkap terduga pelakunya. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polisi telah menangkap terduga pembunuh seorang pria di bantaran Sungai Cimande, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Terduga pelaku sedang diperiksa di Polresta Bandung.

Sebelumnya, R (25) ditemukan bersimbah darah pada Senin (22/12/2025). Dia mengalami berbagai luka tusuk.

Penemuan mayat pria itu pun sempat viral di media sosial.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga akhirnya menangkap terduga pelaku.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Bandung Resmi Ajukan Rekomendasi Kenaikan UMK 2026 Sebesar 5,72 Persen

Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara, mengatakan, korban bersama sejumlah saksi dan terduga pelaku sempat menonton hiburan kuda renggong sebelum kejadian.

Mereka mengonsumsi minuman keras berjenis ciu di sekitar lokasi. Setelah itu, korban hendak pulang namun kendaraan mogok karena kehabisan bensin.

"Setelah acara selesai korban hendak pulang dengan cara mendorong sepeda motor karena kehabisan bensin. Saat itulah pelaku mengikuti korban dan terjadi penusukan yang berujung pada meninggalnya korban," katanya.

Baca juga: Mengintip Situasi Lalu Lintas di Kabupaten Bandung, Ini Prediksi Puncak Kepadatan saat Libur Nataru

Kata Luthfi, ada satu orang lainnya yang menjadi korban, yakni S (25). Dia mengalami luka tusuk di bagian bawah ketiak sehingga mendapat perawatan.

Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke RS Sartika Asih Bandung.

Terkait modus, Luthfi mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan pendalaman.

"Kasus ini masih kami dalami, dan perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan kepada publik," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved