Senin, 25 Mei 2026

Rumah di Sukasari Bandung Ambruk Setelah Diterjang Hujan Lebat

Satu unit rumah di Jalan Geger Arum, RT 04/06, Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, roboh. Peristiwa itu disebabkan terjangan hujan.

Tayang:
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Diskominfo Kota Bandung
RUMAH AMBRUK - Aparat kewilayahan saat melakukan penanganan rumah ambruk di Sukasari, Kota Bandung, Minggu (7/12/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satu unit rumah di Jalan Geger Arum, RT 04/06, Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, roboh. Peristiwa itu disebabkan terjangan hujan deras.

Kejadian itu berlangsug pada Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Akibatnya, rumah itu rusak parah pada dinding hingga materialnya bangunan berserakan.

Satu di antara korban, Tati (27), mengatakan, dia sempat mendengar suara runtuhan dan ternyata rumahnya ambruk. Dia serta tiga anak yang berada di dalam rumah langsung dievakuasi.

Baca juga: Puluhan Rumah di Bogor Terendam Banjir Imbas Meluapnya Kali Cibagolo

"Alhamdulillah selamat, terima kasih atas bantuan dari kecamatan, kelurahan, hingga para donatur yang telah membantu," ujar Tati, Minggu (7/12/2025).

Menurutnya, rumah ini diperkirakan ambruk akibat kondisi fondasi yang sudah rapuh, diperparah hujan lebat dan angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut.

"Robohnya itu setelah hujan deras, sekarang sudah ditangani dan dibantu. Kami sangat terbantu, baik dari segi makanan maupun kebutuhan lainnya," katanya.

Camat Sukasari, Suhar Yanto, mengatakan, semua unsur kewilayahan langsung bergerak cepat untuk melakukan upaya penanganan dan melakukan evakuasi korban.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Jawa Barat hingga 12 Desember, Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

"Alhamdulillah, keempat korban sudah mendapatkan perawatan medis dan kini sudah berkumpul bersama keluarga besarnya," ucap Suhar.

Sehari setelah kejadian itu, upaya penanganan langsung difokuskan pada pembersihan sisa material bangunan yang menutup akses gang warga.

"Kami bergerak secara kolaboratif membersihkan puing-puing bangunan yang kemarin tidak bisa ditangani karena hujan lebat. Akses gang tertutup material, sehingga hari ini kami targetkan tuntas," katanya.

Saat ini, para korban tinggal di rumah warga terdekat. Banyak warga menawarkan rumahnya untuk tempat tinggal sementara, namun dipilih rumah yang paling sesuai secara psikologis karena para korban.

"Korban ini satu keluarga, seorang ibu, adiknya, dan dua anaknya. Kebetulan di dekat lokasi juga ada orang tua mereka, sehingga mereka merasa lebih nyaman tinggal sementara di rumah keluarga," ujar Suhar. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved