Sabtu, 30 Mei 2026

Puting Beliung di Kota Bandung

Sebanyak 31 Rumah di Sekeloa Bandung Rusak Setelah Diterjang Angin Puting Beliung

Puluhan rumah warga yang tersebar di beberapa RT dan RW, Kelurahan Sekeloa, Kota Bandung rusak setelah diterjang angin puting beliung, Minggu

Tayang:
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
PUTING BELIUNG - Warga Sekeloa menunjukan rumahnya yang terdampak angin puting beliung, Minggu (30/11/2025). Tribun Jabar/Hilman Kamaludin 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puluhan rumah warga yang tersebar di beberapa RT dan RW, Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung rusak setelah diterjang angin puting beliung, Minggu (30/11/2025).

Kerusakan rumah tersebut mayoritas pada bagian atap karena genting, seng, dan asbes beterbangan akibat disapu angin puting beliung tersebut, sehingga untuk sementara atap rumah warga hanya ditutup terpal.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, Amires Pahala mengatakan, total rumah yang rusak akibat angin puting beliung mencapai 31 unit dengan rincian 24 rusak ringan, 4 rusak sedang, dan 3 rusak berat.

"Di wilayah RT 1, RW 4 ada ada 17 unit di antaranya 12 rusak ringan, 2 rusak sedang, dan 3 rusak berat," ujarnya saat dihubungi, Minggu (30/11/2025) malam.

Kemudian di RT 02 RW 04, kata dia, ada 5 rumah yang mengalami kerusakan dengan rincian 3 rusak ringan, dan 2 rusak sedang, kemudian rumah warga di di RT 06, 07, 08 RW 03 sampai 09 juga terdampak bencana alam tersebut.

"Untuk di wilayah RT 06 RW 03 ada 3 rumah rusak sedang dan ringan, RT 07 RW 03 ada 3 rumah rusak ringan, dan RT 08 RW 03 ada 3 rumah rusak ringan," kata Amires.

Baca juga: BREAKING NEWS: Dampak Puting Beliung di Sekeloa Bandung, Atap Belasan Rumah Terbang

Hingga malam hari, petugas BPBD Kota Bandung masih terus melakukan kaji cepat, melakukan pendataan, dan berjibaku bersama warga untuk membereskan material bangunan yang berserakan di lingkungan rumah warga.

"Itu baru data sementara, kami masih terus melakukan pendataan," ucapnya.

Sementara untuk penanganan rumah warga yang belum sempat diperbaiki, petugas berupaya membantu menutup sementara dengan menggunakan terpal agar air tidak masuk ke dalam rumah ketika turun hujan.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau warga sekitar agar berhati-hati dan tidak beraktifitas di area sekitar karena ada potensi bangunan roboh atau ambruk jika kerusakan rumah warga itu tidak segera diperbaiki.(*)

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved