Jumat, 17 April 2026

Akses Cimahi-Bandung Via Cimindi Sempat Terputus, Banjir Datang Setelah Hujan Lebat

Hujan lebat membuat sejumlah jalan di Kota Cimahi terendam banjir. Satu di antaranya di Jalan Mahar Martanegara.

Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Giri
Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan
TEROBOS BANJIR - Pengendara sepeda motor nekat menerobos banjir di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi, Jumat (24/10/2025). 

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Hujan lebat membuat sejumlah jalan di Kota Cimahi terendam banjir. Satu di antaranya di Jalan Mahar Martanegara.

Luapan air dari Sungai Ciputri, menyebabkan akses dari Cimahi menuju Bandung via Cimindi sempat terputus, Jumat (24/10/2025) sore. 

Kendaraan seperti sepeda motor terpaksa menunda perjalanan karena terhalang oleh banjir. Selain sepeda motor, satu bus juga mogok karena terendam banjir.

"Tadi beberapa motor memaksa lewat, tapi jatuh terseret arus. Dibantu sama warga juga akhirnya. Padahal sudah diingatkan jangan maksa. Bus juga ada, mesinnya mati di tengah. Enggak nyangka sopirnya bisa kebanjiran," kata Ujeng, satu warga yang berada di lokasi, Jumat.

Baca juga: Jalan Panorama Lembang Terendam Banjir, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ujeng menuturkan, banjir di Jalan Mahar Martanegara kerap terjadi saat hujan lebat dengan durasi lama. Meski bersifat sementara, banjir membuat warga dari Kampung Cigugur tidak bisa mengakses Jalan Mahar Martanegara.

"Di sini rutin banjirnya, ya pasti meluber dari sungai, airnya. Jadi bukan cuma pengendara, warga juga terdampak. Kalau di hulu (Cisarua dan Lembang) deras, ke sini banjirnya lebih parah," kata Ujeng.

Baca juga: Mayat Bersimbah Darah di Cimahi: Suami Yakin Tati Korban Pembunuhan, Ini yang Buat Dia Yakin

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, mengatakan hal serupa. Menurutnya, banjir di jalan Mahar Martanegara bersifat sementara.

Selain hujan lebat dengan durasi lama, satu penyebab banjir lainnya di titik tersebut karena fungsi saluran air yang tidak optimal.

"Tapi biasanya untuk limpasan airnya juga segera surut berbarengan dengan hujan yang mereda," kata Fithriandy. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved