Buntut Pesta Sabun di Brotherhood Bunker, Pengawasan pada Diskotek di Bandung Diperketat

Pengawasan diskotek di Kota Bandung diperketat setelah event pesta sabun di diskotek Brotherhood Bunker viral di media sosial.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Dok. Diskominfo Kota Bandung
GELAR SIDAK - Petugas gabungan yang dipimpin Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat menggelar sidak ke Brotherhood Bunker karena menyelenggarakan pesta sabun, Selasa (26/8/2025) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengawasan diskotek di Kota Bandung diperketat setelah event pesta sabun di diskotek Brotherhood Bunker viral di media sosial.

Diskotek Brotherhood Bunker yang berada di Jalan Rancabentang, Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, tersebut digerebek petugas setelah menggelar pesta sabun yang menuai protes dari masyarakat. Acara tersebut dinilai melanggar norma kesusilaan dan berpotensi melanggar perda di Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengatakan, Pemkot Bandung kini memperluas pengawasan terhadap tempat hiburan malam. Sebelumnya, penindakan hanya fokus dilakukan pada praktik prostitusi di apartemen, hotel, dan kos-kosan.

"Namun, setelah kasus pesta sabun ini, kelab malam dan diskotek juga akan diawasi secara intensif. Satpol PP sudah saya perintahkan untuk rutin keliling, memeriksa, dan menindak bila ada pelanggaran," ujar Erwin, Jumat (29/8/2025).

Tak hanya mengandalkan aparat, Pemkot Bandung juga mengajak masyarakat berperan aktif karena telah disiapkan kanal pengaduan seperti Bandung Siaga 112, akun resmi Satpol PP, hingga media sosial.

Baca juga: Siap-siap Bandung Macet Akhir Pekan Ini 30-31 Agustus 2025, Ada Laga Persib, Konser hingga Wisuda

"Masyarakat juga bisa langsung lapor ke saya, laporan masyarakat selalu jadi dasar kami bergerak. Dari lampu padam sampai pelanggaran hiburan bisa langsung disampaikan," katanya.

Erwin memastikan, Pemkot Bandung terus berkomitmen melakukan penindakan dan pencegahan atas kegiatan hiburan yang dianggap menyalahi aturan seperti pesta sabun di Brotherhood Bunker.

Baca juga: Warga Datang Bagikan Makanan dan Minuman untuk Pendemo di Bandung, Yosefa: Inisiatif Beli

Dia mengatakan, kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pengelola hiburan di Kota Bandung dan menjadi evaluasi bersama agar tidak terulang di kemudian hari.

Atas hal tersebut, dia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi pengelola hiburan untuk lebih berhati-hati dan mematuhi aturan. Sebab, Pemkot Bandung tidak ingin citra kota rusak karena ulah segelintir pihak.

"Mari kita jaga bersama Bandung tetap aman, tertib, dan sesuai visi kota unggul, terbuka, amanah, maju, sekaligus agamis," ucap Erwin. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved