Warga Lembang Resah: Dihantui Sesar Lembang dan Diteror Macan Tutul Lepas dari Lembang Park Zoo

Keresahan pertama timbul setelah meningkatnya aktivitas seismik akibat Sesar Lembang.

Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/ Rahmat Kurniawan
MACAN LEPAS - Pencarian macan kumbang lepas di Lembang Park Zoo, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (28/8/2025). Seekor macan (sebelumnya diberitakan harimau) dikabarkan lepas. Hingga Jumat pagi, belum ada tanda-tanda keberadaan macan tutul tersebut. 

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Warga Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat sedang resah.

Penyebab keresahan itu bukan lagi satu hal, melainkan 2 hal.

Keresahan pertama timbul setelah meningkatnya aktivitas seismik akibat Sesar Lembang.

Sesar Lembang ini memang melintas daerah Lembang, membentang dari Padalarang sampai Cilengkrang.

Wilayah yang dilintasi garis patahannya melewati wilayah Kabupaten Bandung Barat yaitu Ngamprah, Cisarua, Parongpong, dan Lembang.

Kemudian Cimenyan dan Cilengkrang di Kabupaten Bandung, serta berakhir di daerah Tanjungsari di Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Tak Hanya Sesar Lembang, Ini Daftar 8 Patahan Aktif di Jawa Barat yang Perlu Diwaspadai

Aktivitas seismik ini diduga bisa menimbulkan gempa skala besar, 5-7 Skala Magnitudo.

Setelah ancaman Sesar Lembang, keresahan berikutnya adalah kasus macan tutul lepas dari Lembang Park Zoo.

Macan tutul ini lepas pada Kamis 28 Agustus 2025 pagi.

Tebing Keraton, Merasakan Kesejukan Bandung dan Memandang Sesar Lembang dari Tepi Jurang
Tebing Keraton, Merasakan Kesejukan Bandung dan Memandang Sesar Lembang dari Tepi Jurang (Tribunjabar/Mega Nugraha)

Satwa liar yang sedang dititipkan BKSDA sebelum dilepasliarkan itu menjebol kawat penghalang hingga atap kandang.

Macan tutul tersebut berasal dari Kuningan.

Kekhawatiran itu disampaikan salah seorang warga, Dede Hendriana (32).

Hingga Jumat pagi ini, belum ada tanda-tanda satwa liar itu ditemukan oleh petugas.

"Khawatir kang, apalagi saya tinggal di belakang kawasan Lembang Park Zoo," kata Dede warga Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ditemui, Kamis (28/8/2025).

Dede telah mengetahui kecenderungan macan tutul yang aktif di malam hari.

Hal itu pun membuat dirinya was-was.

"Dia kan keliaran malam hari, takutnya masuk ke rumah tiba-tiba, kan takut," kata Dede.

Dede menuturkan, informasi terkait macan tutul lepas dari Lembang Park Zoo telah diketahui warga setempat.

Informasi tersebut telah disebar ke berbagai grup pesan singkat hingga media sosial.

"Sudah ramai kang, ibu-ibu pada ngupload di medsos, di grup-grup juga sudah banyak," tuturnya.

Dede pun telah memberikan informasi terkait macan lepas ke keluarga hingga sanak saudara agar mereka meningkatkan kewaspadaan dan tidak ke luar rumah di malam hari.

"Sudah, saling mengingatkan saja, agar pintu dikunci dan lain-lain, biar lebih waspada," ucapnya.

Dede berharap, petugas yang melakukan pelacak dan pencarian segera menemukan macan tutul yang lepas dari Lembang Park Zoo.

"Ya supaya warga tidak resah, mudah-mudahan kami ikut mendoakan, semoga petugas segera bisa menangkap macan tutulnya," pungkasnya. (*)

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved