Sabtu, 16 Mei 2026

Perkuat Pendidikan Karakter, Disdik Jabar Teken MoU dengan Self Learning Institute

Kerja sama tersebut bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter dan pengembangan institusi pendidikan

Tayang:
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Siti Fatimah
Dok Disdik Jabar
MOU - Kepala Disdik Provinsi Jawa Barat, Purwanto (kanan), dan Direktur Self Learning Institute, M Irvan Efrizal (kiri), saat menandatangani MoU di Disdik Provinsi Jawa Barat, Jalan Doktor Rajiman, Kota Bandung, Selasa (26/8/2025). Kerja sama tersebut bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter dan pengembangan institusi pendidikan di Jawa Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Self Learning Institute.

MoU itu ditandatangani langsung Kepala Disdik Provinsi Jawa Barat, Purwanto, dan Direktur Self Learning Institute, M Irvan Efrizal, di Disdik Provinsi Jawa Barat, Jalan Doktor Rajiman, Kota Bandung.

Kepala Disdik Provinsi Jawa Barat, Purwanto, mengatakan, kerja sama tersebut bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter dan pengembangan institusi pendidikan di Jawa Barat.

Sebab, menurut dia, kerja sama itu pun merupakan salah satu upaya jajarannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Baca juga: Senam Otak Bagi Pelajar di Bandung Akan Dijadikan Muatan Lokal Pendidikan Karakter

"Fokusnya melalui pengembangan metode pembelajaran yang mandiri dan inovatif, penguatan pendidikan karakter, serta penguatan institusi pendidikan," ujar Purwanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/8/2025).

Ia mengatakan, Disdik Provinsi Jawa Barat tidak bisa berjalan sendiri, sehingga membutuhkan mitra untuk berpikir dan mempenetrasi penguatan pendidikan serta pengembangan institusi pendidikan di Jawa Barat,

Selain itu, pihaknya mengakui, kolaborasi Disdik Provinsi Jawa Barat dan Self Learning Institute diperlukan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif serta berkelanjutan.

"Tahapan ini untuk membantu tata kelola pendidikan di Jabar agar kepala sekolah, guru, dan pengawas merasakan kebijakan yang diambil adalah hasil perumusan mereka sendiri," kata Purwanto.

Baca juga: Gubernur Lemhannas Soroti Aturan Masuk Sekolah Lebih Pagi: Pendidikan Karakter Tak Bisa Instan

Ia menyampaikan, upaya semacam itu membuat segala hal terkait kurikulum yang disusun benar-benar merupakan karya dari bawah, yakni kepala sekolah, pengawas, guru hingga lainnya.

Purwanto juga mendorong seluruh jajaran Disdik Provinsi Jawa Barat harus mampu mengatur tim yang solid, sehingga dapat melahirkan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan.

"Terutama tantangan sektor pendidikan di wilayah Jawa Barat, sehingga kolaborasi diperlukan untuk mengakselerasi dan memaksimalkan hasilnya," ujar Purwanto.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved