Senin, 27 April 2026

Sesar Lembang Mulai Aktif, BPBD Kota Bandung Siaga 24 Jam, Erwin: Harus Waspada Semua

setelah Sesar Lembang menunjukkan keaktifannya, BPBD Kota Bandung langsung bersiaga selama 24 jam untuk mewaspadai gempa bumi

google
ILUSTRASI SESAR LEMBANG - Sesar Lembang yang membentang 29 km dari Batu Lonceng sampai Padalarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung mulai meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi Sesar Lembang yang kembali menunjukkan keaktifannya hingga terjadi beberapa kali gempa di Bandung Raya.

Sebelumnya, sudah terjadi 3 kali gempa akibat Sesar Lembang dalam sepekan terakhir yang getarannya teras di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Cimahi dengan kekuatan 1,8 magnitudo, 2,3 magnitudo, dan 1,7 magnitudo.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan, setelah Sesar Lembang menunjukkan keaktifannya, BPBD Kota Bandung langsung bersiaga selama 24 jam untuk mewaspadai gempa bumi yang bisa berdampak kepada masyarakat.

Baca juga: Aktivitas Sesar Lembang Meningkat, Pemkot Cimahi Pertimbangkan Naikkan Status Siaga Bencana

"Sesar Lembang ini emang kita harus waspada semua ya, jadi BPBD akan terus hadir dan bersiaga. Kemudian edukasi dan mitigasi juga terus kita lakukan," ujarnya di Kiara Artha Park, Kota Bandung, Kamis (21/8/2025).

Selain edukasi kepada masyarakat, pihaknya juga terus melakukan hal yang sama ke setiap sekolah terutama simulasi ketika terjadi gempa agar mereka siap dalam menghadapi bencana terutama gempa bumi.

"Sudah, kami sudah melakukan edukasi kepada SD, itu semua oleh BPBD, termasuk Forkopimda semua. Misalnya, ada sirine yang akan kita bunyikan apabila ada bencana seperti itu," kata Erwin.

Ketika terjadi bencana alam, termasuk gempa bumi yang dipicu Sesar Lembang, kata Erwin, maka Pemkot Bandung tentunya harus bersiap untuk menyelamatkan masyarakat yang terdampak.

"Harus dipikirkan, bagaimana cara menyelamatkan anak-anak, menyelamatkan keluarga, keluar dari rumah, keluar dari sekolah, dan keluar dari tempat umum, itu semua sudah ada," ucapnya.

Baca juga: Cimahi hanya 3 Km dari Sesar Lembang, Potensi Kerusakan Mengintai, Berstatus Zona Risiko Tinggi

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan pemetaan jalur Sesar Lembang dan titik-titik yang diprediksi bakal terdampak gempa bumi agar ke depannya upaya penanganan bisa langsung dilakukan.

"Sudah ada walaupun BPBD ini baru dibentuk ya. Jadi semuanya sudah terstruktur semua, dan Insya Allah sudah dianggarkan juga di tahun 2026 nanti," kata Erwin.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved