Komunitas Baraya Sabar, Herwin (49) dan Endi Rohaendi (30) merangkai sampah residu keras menjadi karya seni di Base Camp Baraya Sabar, RW 07, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/1/2025).
Sampah rumah tangga anorganik yang dipilih berupa residu keras seperti onderdil kendaraan bermotor, botol plastik, mainan anak, hingga perkakas tukang dan peralatan dapur. Dibuat karya seni seperti hiasan dinding dan patung.
Karya seni yang dihasilkannya ini tidak dijual tetapi untuk mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan sampah dapat bernilai ekonomi dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Komunitas Baraya Sabar, Herwin (49) dan Endi Rohaendi (30) merangkai sampah residu keras menjadi karya seni di Base Camp Baraya Sabar, RW 07, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/1/2025). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)Komunitas Baraya Sabar, Herwin (49) dan Endi Rohaendi (30) merangkai sampah residu keras menjadi karya seni di Base Camp Baraya Sabar, RW 07, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/1/2025). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)Komunitas Baraya Sabar, Herwin (49) dan Endi Rohaendi (30) merangkai sampah residu keras menjadi karya seni di Base Camp Baraya Sabar, RW 07, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/1/2025). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)Komunitas Baraya Sabar, Herwin (49) dan Endi Rohaendi (30) merangkai sampah residu keras menjadi karya seni di Base Camp Baraya Sabar, RW 07, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/1/2025). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)