Minggu, 12 April 2026

Ini Lho Luka yang Dialami Bocah D di Konawe yang Berbuntut Kasus Guru Supriyani

Andri menyampaikan berdasarkan keterangan saksi anak, Supriyani memukul dari atas dengan gagang sapu.

Editor: Ravianto
TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari
Foto memperlihatkan luka di kaki belakang D, bocah di Konawe. Luka ini disebut karena dipukul guru Supriyani. 

TRIBUNJABAR.ID, KONAWE - Kasus bu guru Supriyani di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara yang dilaporkan ke polisi oleh orangtua murid masih bergulir.

Guru Supriyani dilaporkan ke polisi oleh orangtua siswa yang seorang polisi, diduga karena memukul murid kelas 1.

Bocah D yang berusia 6 tahun itu diketahui mengaku dipukul oleh guru Supriyani menggunakan sapu.

Awalnya, sang bocah mengaku kalau luka itu karena jatuh di sawah.

Lalu bagaimana penampakan luka yang kabarnya akibat sapu itu?

Dari foto yang beredar, terlihat ada luka di bagian belakang kaki sang bocah.

Baca juga: Camat Baito Dicopot Buntut Bantu Guru Supriyani, Bupati Bilang karena Sudarsono Mangidi Tak Lapor

Berdasarkan bukti yang diperlihatkan kuasa hukum Supriyani, Andri Darmawan usai sidang ketiga pada Selasa (29/10/2024), luka korban terlihat sejajar di bagian paha belakang.

Luka yang sejajar tersebut diragukan jika penyebabnya dipukul Supriyani, karena berdasarkan saksi anak, mereka tidak pernah mendengar korban menjerit atau kesakitan ketika dipukul.

Ipda Rudy Soik di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2024).
Ipda Rudy Soik di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2024). (Rahmat W. Nugraha/Tribunnews)

“Padahal jika melihat dari penampakan lukanya, korban akan mengalami jeritan atau paling tidak akan berteriak. Bunyi sapu juga tidak terdengar sama sekali,” kata Andri.

Andri menyampaikan berdasarkan keterangan saksi anak, Supriyani memukul dari atas dengan gagang sapu.

Jika dari atas, maka gagang sapunya akan miring, dan saat terkena bagian tubuh, maka bekas lukanya akan terlihat miring, bukan sejajar.

Sehingga, bukti luka yang ada, tidak sesuai dengan penjelasan para saksi anak.

Kemudian, terungkap fakta bahwa korban dipukul dalam posisi berdiri, yang di depannya ada meja, dan di belakangnya ada kursi. 

Kursi tersebut setinggi bahu korban jika sedang duduk, sehingga jika korban berdiri, maka kursi itu akan menutupi paha korban.

“Kalau kita lihat bekas luka, itu lukanya sejajar di paha, makanya itu yang aneh kalau kita lihat. Bagaimana caranya dia dipukul sejajar di paha, padahal di belakang ada penghalang sandaran kursi,” jelas Andri. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Bukti Luka Korban Terlihat Sejajar, Kuasa Hukum Ragukan Akibat Dipukul Guru Supriyani, https://sultra.tribunnews.com/2024/10/29/bukti-luka-korban-terlihat-sejajar-kuasa-hukum-ragukan-akibat-dipukul-guru-supriyani.
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Sitti Nurmalasari

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved