Sabtu, 11 April 2026

Olimpiade Paris 2024

Sosok Ayah Gregoria Mariska Tunjung, Tetap Jualan di Pasar saat Putrinya Hadapi Semifinal Olimpiade

Inilah sosok ayah Gregoria Mariska Tunjung, Gregorius Maryanto. Maryanto berharap putrinya bisa menang di semifinal Olimpiade Paris 2024.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
(NOC Indonesia/Naif Muhammad Al'as/Canon Indonesia) via Kompas
Gregoria Mariska Tunjung usai memastikan lolos ke perempat final Olimpiade Paris 2024 setelah mengalahkan Kim Ga-eun (Korea Selatan) dengan skor 21-4, 8-21, 23-21 di Porte de la Chapelle Arena, Paris, Perancis, Jumat (2/8/2024) dini hari WIB. 

TRIBUNJABAR.ID - Inilah sosok ayah Gregoria Mariska Tunjung, Gregorius Maryanto.

Saat ini, Gregoria Mariska Tunjung membuat bangga satu Indonesia karena berhasil menembus semifinal bulu tangkis tunggal putri Olimpiade Paris 2024.

Gregoria Mariska Tunjung akan menghadapi lawan asal Korea Selatan, An Se-yong di Porte de la Chapelle Arena, hari ini Minggu (4/8/2024)pukul 13.30 WIB.

Kebanggaan ini juga tentu dirasakan oleh orang tua atlet yang akrab disapa Jorji ini.

Ayah Jorji, Gregroius Maryanto mengaku senang melihat sang putri bisa berprestasi di ajang tertinggi olahraga dunia tersebut.

"Bangga. Harapannya untuk besok (semifinal) bisa main maksimal, syukur bisa menang," kata Maryanto, dikutip dari TribunSolo, Sabtu (3/8/2024).

"Yang terpenting bisa main maksimal, memberikan yang terbaik," tambahnya.

Maryanto juga bercerita, dirinya akan tetap berjualan di pasar saat putrinya itu berlaga.

Gregoria Mariska Tunjung saat bermain di Singapore Open 2024 lawan Wang Zhi Yi, Jumat (31/5/2024).
Gregoria Mariska Tunjung saat bermain di Singapore Open 2024 lawan Wang Zhi Yi, Jumat (31/5/2024). (PBSI)

Baca juga: Sosok An Se-young Lawan Gregoria Mariska Tunjung di Semifinal Olimpiade Hari Ini, Juara Dunia 2023

Ya, Maryanto adalah seorang penjual baju di Pasar Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

"Saya besok (Minggu, 4 Agustus 2024) berjualan di Pasar Purwantoro, ini pasaran Pon. Saya memang berjualan baju di pasar," ujarnya.

Selama putrinya berada di Paris, kata Maryanto, Gregoria masih terus menghubunginya.

"Komunikasi itu tetap. Setiap mau main selalu pamitan. Setelah main mengabarkan menang atau kalah begitu," katanya.

Maryanto mengaku juga masih sering memberikan evaluasi ke putrinya itu.

Pasalnya ia selalu menonton ketika anaknya bertanding sehingga bisa menilai permainannya.

"Harapannya bisa menang dengan An Se Young nanti. Tadi musuhnya juga lumayan berat," ujar dia.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved