Kamis, 9 April 2026

Jabar Talent Connect Solusi Mengatasi Gap Kompetensi Pegawai

Pada kenyataannya masih banyak ASN yang belum menguasai kompetensi yang diharapkan, sehingga terjadi gap kompetensi

|
Editor: Siti Fatimah
istimewa
Bimtek Pemanfaatan Jabar Talent Connect pada seluruh Perangkat Daerah di Jawa Barat oleh BPSDM Jabar di Gedung Sate Bandung, Rabu (19/6/2024). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Setiap Aparat Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Lembaga Pemerintah memiliki tugas dan fungsi tertentu, dengan tugas pokok untuk mendukung dan menyukseskan visi misi lembaga tempatnya bekerja.

Pada kenyataannya masih banyak ASN yang belum menguasai kompetensi yang diharapkan, sehingga terjadi gap kompetensi dengan target kinerja yang menghambat pencapaian misi unit kerjanya.

“Sejak 2023, BPSDM Provinsi Jawa Barat melakukan inovasi Jabar Talent Connect sebagai salah satu solusi untuk mengatasi gap kompetensi pegawai. Ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang pengembangan kompetensi ASN yang harus dapat terinterintegrasi baik dengan pekerjaannya, dapat terekam dalam manajemen talenta  dan terhubung lintas instansi dengan baik,” Yudi Kuncoro sebagai Plh.Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat menjelaskan saat pelaksanaan monev indeks inovasi daerah berlangsung, di Gedung Sate Bandung, Rabu (19/6/2024).

Yudi menegaskan, ada lima proses bisnis utama lembaga pelatihan pemerintah dalam memfasilitasi pengembangan kompetensi ASN, yaitu analisis kebutuhan pelatihan, membuat desain pelatihan, menyusun skema pengembangan pelatihan, penyelenggaraan pelatihan, dan melaksanakan evaluasi pelatihan.

Jabar Talent connect ini merupakan digitalisasi proses analisis kebutuhan pelatihan dan penyusunan desain pelatihan, yang dapat meningkatkan kualitas efisiensi dan efektifitas proses dan produk kegiatan. 

Iceu Novida, JF Analis SDM Aparatur sebagai salah satu pengguna fasilitas Jabar Talent Connect menyatakan,  fasilitas ini sangat membantu Distanhorti dalam misi peningkatan indeks profesionalitas ASN.

"Selain menjadi strategi penerapan konsepsi pembelajaran. Distanhorti dapat aktif terlibat sejak tahap perencanaan hingga evaluasi penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi pegawai.” Kata Iceu.

Saat ini di Distanhorti Jabar ada 524 ASN. Melalui metode pelatihan mentoring, coaching, dan benchmarking, 348 orang Pejabat Fungsional Distanhorti Jabard telah mendapat kesempatan sebagai pelopor di Pempro Jabar dalam penerapan Jabar Talent Connect, melalui penyelenggaraan Pelatihan Public Speaking dan Pembekalan Sertifikasi Kompetensi Public Speaking serta pelaksanaan diklat teknis lainnya yang telah dilaksanakan pada tahun anggaran 2024, lanjut Iceu lagi.

Tahap sosialisasi dan implementasi untuk seluruh Perangkat Daerah di Provinsi Jawa Barat terkait pemanfaatan fasilitas Jabar Talent Connect terus dilakukan oleh BPSDM Jabar.

Pembangunan infrastruktur perencanaan pelatiha, penginputan usulan diklat yang mendukung kinerja strategis Perangkat Daerah, serta usulan diklat individu dan diklat yang mendukung kinerja jabatan.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved