Pemkab Purwakarta Kembangkan Populasi Sapi Melalui Cara Berikut, Sapi Lebih Mudah Berkembang Biak
Kedua program itu memudahkan sapi berkembang biak karena jika hanya mengandalkan yang alami saja akan sulit
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pemerintah Kabupaten Purwakarta mendukung program perkembangbiakan populasi sapi melalui inseminasi buatan dan transfer embrio.
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menjelaskan kedua program itu memudahkan sapi berkembang biak.
Sebab, jika secara alami akan sulit.
Baca juga: Dua TPS di Cianjur Lakukan Pencoblosan Ulang, Ini Pasangan yang Unggul
Baca juga: Kambing Mati Misterius, Tiga Desa Alami Peristiwa yang Sama, Warga Penasaran dengan Penyebabnya
"Inseminasi buatan dan transfer embrio bisa memudahkan sapi untuk bunting (hamil). Jadi, akan berdampak pada peningkatan populasi sapi di Purwakarta," ujarnya di Pasar Hewan Ciwareng, Purwakarta, Senin (14/12/2020).
Baca juga: Cara Mengamati Gerhana Matahari Total Hari Ini, 14 Desember 2020, Bisa via HP Lewat Link Berikut Ini
Baca juga: Bejat, Seorang Wali Kelas Sebuah Madrasah di Cianjur Cabuli 9 Muridnya
Perkembangbiakan sapi melalui inseminasi buatan telah membuahkan sebanyak 1.200 dari jumlah 2.400 sapi. Anne juga mengatakan Pemkab Purwakarta berkomitmen untuk terus mengembangbiakan wilayah peternakan sapi dan kerbau di Purwakarta.
Baca juga: Ketika Hujan Melanda Baca Doa-doa Ini Agar Hujan Bawa Manfaat Bukan Musibah, Lengkap dengan Artinya
Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru 2021, Simpan untuk Dikirim ke Orang Terdekat via WA
"Tahun ini kami fokus kembangkan di Sukasari dan tahun depan di Kecamatan Maniis.
Sementara wilayah yang sudah dilakukan pengembangan ada di Tegalwaru, Campaka, Cibatu, dan Bungursari," ujarnya seraya menyebut Purwakarta berpotensi dalam pengembangan peternakan sapi atau kerbau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dedi-mulyadi-saat-mengunjungi-peternak-sapi-perah-di-lembang.jpg)