Lintasan Proyek Tol Cigatas
Empat Kecamatan di Tasikmalaya dan Tujuh di Garut
Memasuki tahun 2021 sudah mulai kegiatan pembebasan lahan dan 2022 dimulai pembangunannya. Tol selesai dan bisa digunakan 2024
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Adityas Annas Azhari
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman & Firman Wijaksana
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, mengungkapkan, panjang Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas) yang akan melewati wilayah kota sepanjang 13,4 km.
"Badan jalan tol akan melintasi 16 kelurahan di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Mangkubumi, Kawalu, Tamansari, hingga Cibeureum," kata Budi seusai mengikuti sosialisasi Tol Cigatas di sebuah hotel, Rabu (22/7).
Namun pembangunan tahap pertama ruas Gedebage-Kota Tasikmalaya baru sampai Kecamatan Mangkubumi dengan lokasi keluarga tol di Jalan Gubernur Sewaka.
"Saat ini kami masih pada tahap penentuan lokasi. Semoga sesuai jadwal dan keluar tuntas Desember tahun ini," ujar Budi.
Memasuki tahun 2021 sudah mulai kegiatan pembebasan lahan dan 2022 dimulai pembangunannya. Tol selesai dan bisa digunakan 2024.
Budi menegaskan, ia akan bergerak cepat membantu Pemprov dan Kementerian PUPR dalam pemberkasan adminstrasi agar penentuan lokasi dapat segera tuntas. "Jika penentuan lokasi cepat selesai sudah tentu lebih baik sehingga nanti masuk kegiatan pembebasan lahan," kata Budi.
Di Garut, Wakil Bupati, Helmi Budiman, mengatakan, upaya pembebasan lahan untuk ruas Gedebage-Garut-Kota Tasikmalaya dilakukan hingga tahun 2021.
"Jika tol ini sudah berjalan, maka itu berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Garut. Belum lagi akses ke Garut lebih mudah, sektor pariwisata juga bisa tumbuh," kata Helmi.
Trase ruas tol untuk wilayah Garut itu direncanakan memiliki panjang 37,25 kilometer. Lahan yang dibutuhkan 475,63 hektare dengan jumlah 3.544 bidang tanah di tujuh kecamatan yaitu Kadungora, Leuwigoong, Leles, Banyuresmi, Karangpawitan, Garut Kota, dan Cilawu.
"Untuk exit tol Garut ada dua kalau Kabupaten lain dikasih satu. Pertama keluar di Banyuresmi dan kedua di Cilawu," ujarnya. (firman suryaman/firman wijaksana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/cigatas-mendesak.jpg)