Rabu, 15 April 2026

10 Desa di Kabupaten Bandung Dibayangi Stunting

Di 10 desa di delapan kecamatan yang menjadi priotitas stunting itu, terjadi menimpa sejumlah anak, bahkan sejak berada di dalam kandungan.

Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Seli Andina Miranti

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - 10 desa yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Bandung masih dibayangi permasalahan stunting atau permasalahan kurang gizi kronis yang diakibatkan asupan gizi kurang dan pemberian makan tidak sesuai.

10 desa yang menjadi priotitas stunting, Karangtunggal (Kecamatan Paseh), Cibodas (Kecamatan Pasirjambu), Cihawuk (Kecamatan Kertasari), Rancatungku (Kecamatan Pameungpeuk), Dampit, Narawita, serta Tanjungwangi (Kecamatan Cicalengka), Mekarlaksana (Kecamatan Cikancung), Girimulya (Kecamatan Pacet), dan Babakan (Kecamatan Ciparay).


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana, mengatakan, di 10 desa di delapan kecamatan yang menjadi priotitas stunting itu, terjadi menimpa sejumlah anak, bahkan sejak berada di dalam kandungan.

"Ini ditetapkan langsung oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia," kata Grace pada acara pencanangan program minum tablet tambah darah (fe) pada remaja putri Gempita Rematri Sabilulungan 2018 di Kantor Kecamatan Ibun, Jalan Raya Ibun-Kamojang, Kabupaten Bandung, Rabu (24/10/2018).

Akibat stunting ini, postur tubuh pada penderitanya tumbuh tidak sesuai dengan usia pada umumnya dan rentan terserang berbagai macam penyakit lainnya, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), 20 persen kejadian stunting sudah dialami ketika bayi berada di dalam kandungan.

10 Desa di Kabupaten Bandung Dibayangi Permasalahan Stunting, Dinkes pun Melakukan Langkah Preventif

Untuk menekan stunting tersebut, kata Grace, pihaknya akan melakukan upaya preventif, salah satunya melalui pencanangan minum obat penambah darah (Fe), terutama bagi remaja putri.

Grace menambahkan, mempersiapkan remaja putri dengan mengimbau untuk meminum tablet fe akan dirasakan pada kemudian hari, karena mereka akan menjadi ibu dan hamil.

"Awalnya adalah anemia, bila sudah terserang penyakit anemia, saat melahirkan, dikhawatirkan akan terjadi pendarahan hebat yang berisiko pada keselamatan dan bayi, itu salah satu penyebab stunting," katanya.

Diduga Akibat Hujan Deras, Plafon Ruang Auditorium Lantai Empat Pascasarjana UIN SGD Bandung Roboh

Terekam Video: Laju Eskalator Mendadak Cepat, Puluhan Suporter CSKA Terluka

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved